PSS Tahan Imbang Pemuncak Klasemen Liga 1

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – PSS Sleman menahan imbang pemuncak klasemen sementara Liga 1, Bhayangkara FC 0-0 dalam partai di Stadion Manahan Solo, Senin (22/11/2021) malam. Permainan PSS membaik setelah dua kali bertanding di seri ketiga ini.

PSS memilih duet bek Asyraq Gufron dan Fandri Imbiri terlebih dahulu di laga kali ini meski Mario Maslac sudah bergabung dengan tim. Wingback Bagus Nirwanto dan Derry Rachman pun menjadi andalan sejak awal.

Lini tengah PSS dipertahankan seperti saat melawan PSM yakni Aaron Evans, Kim Jefferey dan Juninho menopang Arsyad Yusgiantoro, Irkham Milla dan Nemanja Kojic di depan.

Dejan Antonic tampaknya tak ingin ambil resiko dengan tetap memasangkan Aaron Evans dengan Kim Jefferey di lini tengah. Keputusan itu memang beresiko membuat Juninho satu-satunya distributor bola ke lini depan.

Pertandingan babak pertama cukup menarik, kedua tim saling jual beli serangan. Dendi Sulistiawan, penyerang Bhayangkara dua kali membahayakan gawang Mizwar Saputra setelah menang beradu lari melawan Gufron.

Di sisi lain, Nemanja Kojic dan Arsyad Yusgiantoro juga sempat menciptakan peluang di paruh pertama. Sayang bagi PSS, placing Kojic dan sundulan Arsyad belum menemui sasaran.

Pada babak kedua, Bhayangkara berusaha menambah intensitas serangan ke lini vital PSS. Hanya saja, hingga 61 menit, pemain PSS masih fokus menggalang pertahanan.

Winger Irkham Milla ditarik keluar di awal babak, digantikan Jepri Kurniawan juga Mario Maslac menggantikan Gufron. Malahan, PSS mencipta peluang lewat sepakan Juninho yang masih menerpa mistar atas gawang Awan Seto Raharjo.

Dejan Antonic melakukan tiga pergantian di akhir laga, memasukkan Wahyu Sukarta, Ocvian Chanigio dan Samsul Arifin menggantikan Derry Rachman, Kim Kurniawan dan Arsyad Yusgiantoro. Sebelumnya, pada pertengahan babak, Bhayangkara juga memasukkan Renan Silva untuk menambah daya gedor.

Tidak ada gol tercipta di Stadion Manahan Solo malam ini. PSS berhasil menahan imbang Bhayangkara FC yang kini berstatus pemuncak klasemen sementara Liga 1.

Usai pertandingan, pelatih PSS, Dejan Antonic mengaku cukup senang mendapat satu poin di pertandingan melawan Bhayangkara. Dejan menilai anak asuhnya menunjukkan perkembangan karena praktis hanya sedikit waktu mempersiapkan diri.

“Kita senang kita bisa dapat poin, banyak peluang hari ini, saya lihat ada beberapa pemain capek karena cuma 2 hari efektif untuk recovery, tapi semangat dan disiplin hari ini bagus. Kita lihat babak pertama kita punya ada peluang, Bhayangkara juga ada sama punya peluang, ini tim yang sama-sama menyerang. Babak kedua kita juga lihat ada kesempatan dari Kojic dan Juninho,” ungkapnya.

Pelatih asal Serbia ini juga menilai para pemain PSS sudah mendapatkan kepercayaan diri dan tak lagi panik seperti sebelumnya. Ia berharap tren baik ini meningkat di laga selanjutnya kontra Persita.

“Kita tetap positif, dan langsung untuk fokus terhadap pertadingan lawan Persita, semoga bisa istirahat bagus, kita ingin menang lawan Persita nanti. Hari ini bukan target kita seri, kalau kita tidak bisa menang jangan kalah dari saya sebagai pelatih saya senang anak-anak main bagus sekali,” tukas Dejan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI