PSS Tundukkan Bhayangkara U-21

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – PSS Sleman berhasil memetik hasil positif kala menjamu Bhayangkara FC U-21 dalam partai ujicoba jelang babak 8 besar ISC B di Stadion Maguwoharjo Sabtu (26/11/2016). Dua gol berhasil dilesakkan pada babak kedua masing-masing melalui Dirga Lasut dan Tri Handoko.

Pertandingan yang dimulai pada pukul 15.30 WIB ini tampak berbeda dari pertandingan PSS sebelumnya. Pasalnya, kelompok suporter yang biasanya mendominasi seluruh tribun tampak tak terlihat sepanjang pertandingan meskipun panitia pelaksana pertandingan tetap mencetak tiket.

Babak pertama pelatih Seto Nurdiantoro memilih menjajal Bijahil Chalwa didampingi Kito Chandra dan Dicky Prayoga di lini serang. Beberapa kali tercatat tercipta peluang berbahaya bagi gawang Bhayangkara yang dikawal eks timnas U-19, Awan Seto Raharjo.

Di sisi lain, anak-anak muda Bhayangkara berusaha memberikan perlawanan dengan umpan-umpan pendek dipadu kecepatan. Anak asuh Nova Arianto ini memasang target sebagai persiapan menghadapi babak 8 besar ISC A U-21.

Di akhir babak, pemain PSS Dave Mustaine diusir wasit lantaran melakukan dua pelanggaran keras pada pemain Bhayangkara. Namun demikian, hingga 45 menit pertandingan tak ada gol tercipta bagi kedua tim dan papan skor pun tak berubah 0-0.

Masuk babak kedua, Seto Nurdiantoro coba mengganti hampir seluruh pemain dengan hanya meninggalkan Dirga Lasut, Busari, Waluyo dan Kito Chandra dengan memasukkan Bagas Adi, Chandra Luckmana, Tri Handoko dan Rizky Novriansyah. Kebuntuan PSS akhirnya putus usai tembakan bebas Dirga Lasut menit ke-67 berhasil menghujam tiang dekat Awan Seto dan membuat skor berubah 1-0 untuk PSS.

Tak lama berselang tepatnya menit ke-70, kombinasi Rizky yang mengirim umpan crossing di depan gawang lawan berhasil dituntaskan Tri Handoko yang membuat margin semakin menjauh 2-0. Gol tersebut menjadi gol terakhir dalam pertandingan ujicoba tersebut.

Di 15 menit terakhir Seto memilih untuk merotasi seluruh pemain yang ada di bangku cadangan untuk merasakan atmosfer bermain termasuk Aulia Ardli yang beberapa waktu terakhir dibekap cidera. Di kubu lawan, Nova Arianto juga memberikan kesempatan pada seluruh pemainnya untuk merasakan atmosfer pertandingan melawan tim dengan level di atas mereka.

Kepada wartawan, Seto Nurdiantoro mengakui bahwa timnya membutuhkan laga ujicoba dengan tim yang berkualitas. "Kami butuh ujicoba untuk mengukur kemajuan anak-anak, tapi memang tadi di babak pertama terlihat sedikit ada celah yang bisa dijadikan evaluasi kedepan, tapi paling tidak kami puas bisa ujicoba dan merasakan atmosfer bermain," terangnya.

Sementara Nova Arianto menyatakan kepuasan bisa berujicoba dengan tim selevel PSS Sleman. "Kami butuh menguatkan mental bertanding dan terimakasih mendapatkan banyak pengalaman berharga dari ujicoba ini," ungkap pria yang kini berdomisili di Yogyakarta ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI