PSS vs Borneo FC, Menanti Kelanjutan Nasib Dejan Antonic

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – PSS menghadapi Borneo FC di lanjutan Liga 1 seri 2, Senin (1/11/2021). Beban PSS masih berat, tertahan di peringkat 3 dari dasar klasemen plus tambahan konflik internal yang tampaknya belum usai.

Tubuh PSS masih goyah, karena situasi internal di tingkat direksi dan pemegang saham. Ternyata pula berdampak pada pemain, karena situasi dua hari lalu di mana mereka terombang-ambing antara kembali ke Sleman melepas rindu bersama Sleman Fans atau tetap di Solo dan menyakiti hati pecinta tulus mereka.

Situasi tersebut tentu tak menguntungkan bagi PSS, meski Direktur Utama baru mereka, Andy Wardhana menyatakan bahwa timnya dalam situasi solid. Andy Wardhana sendiri memastikan hasil dua pertandingan di sisa seri 2 melawan Borneo dan Persikabo akan menjadi penentuan nasib Dejan Antonic, sang juru racik.

Dejan sejak beberapa waktu lalu sudah dituntut mundur oleh Sleman Fans. Gaya bermain Dejan dinilai berada di bawah ambang batas permainan yang selama ini dimiliki PSS Sleman.

“Dua pertandingan ini kita akan evaluasi, termasuk untuk pelatih. Kita fokus dulu maksimalkan dua pertandingan ini, semoga yang terbaik untuk PSS,” kata Andy.

Sementara, sebelum laga, pelatih Dejan Antonic dipusingkan dengan kondisi tim dengan akumulasi kartu kuning dan kondisi kesehatan pemainnya. Namun begitu, Dejan berusaha tegar dalam menghadapi laga melawan Borneo dan berharap bisa mencuri poin.

“Ada dua pemain yang akumulasi, lalu ada beberapa yang menunggu perkembangan dokter. Kalau mereka bisa pasti masuk line up tapi kalau tidak bisa, maka kita pakai yang ada. Kami yakin semua profesional semua ingin yang terbaik untuk tim,” ungkap Dejan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI