PSS Vs Persija Berakhir Tanpa Gol di Maguwoharjo

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tuan rumah PSS harus berbagi poin 1 dengan tamunya, Persija Jakarta di laga lanjutan Liga 1 2019, Kamis (24/10/2019) malam. Permainan terbuka dan saling serang, kedua tim tak mampu menceploskan gol dan membuat pertandingan berakhir skor kacamata.

Persija Jakarta tampaknya tak ciut nyali meski bermain di kandang Sleman. Mereka dominan menguasai berbagai lini permainan dan berhasil membuat tuan rumah kesulitan paling tidak di 30 menit awal laga.

Riko Simanjuntak mendapat peluang bagi Persija menit 38 saat menerima umpan terobosan dari Rezaldi Hehanusa. Beruntung bagi tuan rumah, penampilan apik Ega Rizky mampu menggagalkan sepakan jarak dekat Riko.

PSS baru bisa mencatat peluang di menit 41 melalui sepakan keras luar kotak dari Dave Mustaine. Sayang, tendangan yang sebenarnya cukup terukur masih melebar di sisi kiri gawang Andritani Ardiyasa.

Permainan berjalan cukup seru sebenarnya di paruh pertama. Kedua tim bermain terbuka saling serang uang membuat pertandingan berjalan seru, ditambah nyanyian puluhan ribu suporter dari kedua tim yang memenuhi Stadion Maguwoharjo. Tak ada gol tercipta di 45 menit pertama. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Babak kedua, justru Persija yang mengambil inisiatif serangan. Baru dua menit laga berjalan,   Marco Simic hampir saja menjebol gawang Ega Rizky memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak. Beruntung bola masih melambung tipis di atas gawang.

Tak berhenti di situ, 7 menit berselang Riko Simanjuntak kembali mengancam gawang Sleman. Kali ini mistar gawang jadi penyelamat tuan rumah setelah sepakan Riko sempat melewati tangan Ega Rizky.

PSS baru berhasil keluar dari tekanan lepas menit 60. Yevhen Baha sempat mencatat peluang melalui sepakan kaki kiri yang sayang melebar keluar dari gawang Persija.

PSS memasukkan dua flank cepat yakni KH Yudo dan Rangga Muslim untuk menambah daya gedor dari samping. Pelatih Seto Nurdiantoro tampaknya berusaha mengubah peruntungan memanfaatkan stamina dua bek Persija yakni Novri Setiawan dan Rezaldi yang mulai melemah.

Lima menit jelang laga usai Kak Seto melakukan pergantian cukup berani dengan memasukkan Ocvian Chanigio menggantikan Brian Ferreira yang memang tidak dalam performa terbaik.

Pertandingan berjalan seru di akhir laga, kedua tim bermain terbuka dan saling serang. Yevhen nyaris menjebol gawang Andritani di masa perpanjangan waktu namun kembali lagi sayang bola tandukannya mengenai bek Persija dan hanya berbuah sepakan pojok.

Persija yang memasukkan legiun asing Joan Thomas Campason menggantikan Marco Simic bukannya tanpa peluang. Campason mencipta peluang berbahaya kerjasama dengan Heri Susanto yang beruntungnya masih mampu digagalkan Ega Rizky yang tampil apik di laga kali ini.

Wasit Adi Riyanto akhirnya meniup peluit pertandingan usai. PSS harus rela berbagi poin 1 dengan Persija Jakarta.

Hasil tersebut membuat PSS turun ke peringkat 6 klasemen dengan poin 36. Sementara Persija naik ke peringkat 13 klasemen sementara dengan tambahan satu poin di Sleman.

Pelatih Persija, Edson Tavares mengaku timnya tak layak mendapat hasil imbang di Maguwoharjo. Apalagi ia mencatat ada enam peluang yang diciptakan skuadnya sepanjang 90 menit pertandingan.

“Kami punya cukup banyak peluang, Simic tiga kali, Heri Susanto satu kali dan Riko Simanjuntak dua kali. Tapi mungkin pemain kami kelelahan karena bertanding begitu dekat waktunya. Kami tetap bersyukur dengan hasil ini,” ungkapnya di sesi konferensi pers.

Sementara pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengaku poin satu melawan Persija merupakan hasil maksimal untuk timnya. Lawan menurut Kak Seto lebih dari segala aspek termasuk pengalaman.

“Ini hasil maksimal kami di pertandingan kali ini, harus kehilangan dua poin. Lawan lebih dari kami dalam segala hal, artinya ini pengalaman berharga untuk tim kami,” ungkap Kak Seto. (Fxh)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI