Putaran Kedua, PSIM Tidak Tambah Pemain Baru Lagi

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Setelah mendatangkan Riskal Susanto untuk menambah kekuatan di lini belakang, PSIM Yogya memutuskan untuk tidak menambah pemain baru lagi pada putaran kedua Liga 2 Indonesia 2017. Meski masih terdapat waktu untuk melakukan pendaftaran pemain hingga 3 Agustus mendatang, PSIM memilih untuk memaksimalkan pemain yang ada saat ini.

Melihat jadwal pertandingan yang cukup mepet, Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto memilih untuk tidak melakukan penambahan pemain. Setelah melakoni dua laga pada putaran kedua, melawan Martapura FC dan Persatu Tuban, Laskar Mataram akan melakoni laga terdekat melawan tuan rumah Persinga Ngawi di Stadion Ketonggo, Sabtu (5/8) mendatang.

”Berdasarkan pengalaman saat mendatangkan pemain di jeda putaran kedua ini, kualitas pemain yang datang di luar harapan. Daripada memecah konsentrasi dalam mempersiapkan tim jelang pertandingan, ya lebih baik kami maksimalkan pemain yang ada saja. Kalau mau mendatangkan pemain, harusnya yang kualitasnya sudah terbukti sehingga tinggal negosiasi dengan manajemen. Kalau untuk saat ini, tim pelatih fokus ke pertandingan saja,” ujar Erwan di Yogya, Jumat (28/7).

Seperti dilansir dari Koran Merapi, Dengan posisi PSIM yang masih memiliki peluang untuk menembus babak 16 besar, Erwan lebih memilih untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan terdekat. ”Target kami memang bisa menembus 16 besar. Meski saat ini masih di peringkat ketiga, peluang untuk naik ke posisi dua besar, masih terbuka. Makanya kami ingin curi kemenangan di laga tandang, termasuk lawan Persinga,” tuturnya.

Pelatih yang turut menangani PSIM sejak 2013 itu menyebutkan, meski hanya menambah Riskal pada putaran kedua, pihaknya akan melakukan berbagai cara untuk memaksimalkan potensi pemain yang dimiliki. ”Kalau tidak tambah pemain, ya pilihannya memaksimalkan rotasi pemain. Terdapat beberapa pemain yang bisa digeser posisinya,” terangnya. Beberapa pemain yang sempat digeser posisinya yakni Diaz Bayu Herlambang dan M Rifky Suryawan. Diaz pada saat pertandingan tandang melawan PSBI Blitar di putaran pertama, bermain cukup baik dengan menempati posisi bek tengah setelah sebelumnya sering bermain di posisi bek kiri. Sedangkan Rifky yang memiliki posisi asli gelandang sayap, ditarik ke belakang menjadi bek kiri.

”Di putaran pertama kami memang lemah di lini belakang. Makanya kami sempat mainkan Diaz dan Rifky di posisi berbeda. Tidak menutup kemungkinan di sisa 5 laga nanti kami akan menerapkan hal serupa. Tergantung bagaimana situasinya ke depannya seperti apa. Daripada konsentrasi persiapan bertanding terpecah, lebih baik tak menambah pemain saja,” lanjut Erwan. Terkait persiapan menghadapi Laskar Ketonggo, Erwan mengatakan jika pihaknya memberikan porsi latihan lebih kepada para pemain yang pada laga melawan Persatu tidak tampil.

”Guna menjaga ritme penampilan para pemain pelapis, kami lakukan ujicoba dengan tim lokal. Dari situ juga bisa dilihat perkembangan pemain yang kemungkinan bisa menggeser tim utama nantinya,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI