Satya Wacana Salatiga Akui Keperkasaan CLS

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Perjuangan keras tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) untuk memenangi laga pertama Turnamen Bolabasket Piala Raja Jogja Istimewa Cup I-2018 harus berakhir dengan kekalahan. Bertanding di GOR Among Raga Yogya, Selasa (25/09/2018) malam, Satya Wacana Salatiga yang ditukangi pelatih Efri Meldi harus mengakui keperkasaan  CLS Knight dengan skor 51- 68.

Para pebasket SWS di kuarter pertama memang tampil menggebrak, itu dibuktikan Andre Adriano dan kawan-kawan sempat memimpin dengan setengah bola, 13-12. Memasuki kuarter kedua, duel menarik mampu tersaji di antara kedua tim anggota Indonesia Basketball League (IBL) tersebut.

Adu cepat dalam melakukan serangan ke daerah lawan mewarnai permainan kedua tim ini untuk membuat poin demi poin. Pada kuarter kedua ini, performa permainan punggawa CLS lebih baik dari kuarter pertama.

Serangan demi serangan yang ditunjukkan Bima Riski Ardiansyah dan kawan-kawan lebih bervariasi dan terus melakukan ofensif ke daerah lawan untuk terus menambah poin. Upaya keras CLS di kuarter kedua membuahkan hasil manis, mereka giliran yang menang dengan 35-28, menyusul tembakan dua angka dan tiga angka yang dilakukan Bima Riski cs mampu mengungguli SWS.

Memasuki kuarter ketiga, permainan para pemain CLS masih tetap konsisten dalam melakukan defend saat diserang para pemain Satya Wacana Salatiga. Akibatnya, CLS masih tetap memimpin di kuarter ketiga dengan 51-43. Begitu pula di kuarter keempat (terakhir) CLS Knight masih tetap mempertahankan keunggulan, sehingga berakhirnya laga mampu meraup 68 poin, sedangkan Satya Wacana Salatiga memetik poin 51.

Klub CLS dalam laga ketiganya Kamis (27/09/2018) malam, akan menghadapi klub IBL lainnya NSH Jakarta. Mereka siap memenangkan laga keduanya  untuk membuka peluang ke grandfinal. Sedangkan dalam laga Rabu (26/09/2018) malam ini saling bertanding Satya Wacana Salatiga vs NSH, Garuda Bandung vs Bima Perkasa Jogja.

Dalam laga pertama ini, Bima Riski Ardiansyah yang menjadi bintang lapangan CLS. Ia mampu mencetak 15 poin  dan melakukan rebound sebanyak 6 kali.

Bagi Satya Wacana Salatiga, meski kalah dalam laga pertamanya saat menghadapi CLS, tapi salah seorang pebasketnya Andre Adriano (no punggung 15) menjadi pencetak poin terbanyak yaitu 18 poin dan melakukan 3 kali rebound. Sedangkan pencetak poin terbanyak kedua SWS adalah David Liberty Nuban yang mencetak 11 poin dan melakukan rebound sebanyak 2 kali.

Sementara itu, untuk pertandingan Kelompok Umur (KU)-20 dan KU-16, yaitu Sahabat Jogja vs Asri Gunungkidul 41-18, Bima Perkasa Muda vs SSS 50-40. Bima Perkasa Muda vs Mahaputra 44-34. Yuwana Satria vs Springer 56-11. (Rar)

BERITA REKOMENDASI