Sebut Conte Seperti Badut, Mourinho Buru-buru Klarifikasi

MANCHESTER (KRjogja.com) – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, dengan cepat menanggapi tuduhan pelatih Chelsea, Antonio Conte, tentang pernyataan kontroversal. Sebelumnya, Mourinho dituduh menyebut Conte bertingkah layaknya badut saat memimpin timnya dipinggir lapangan.

Padahal, dalam sebuah wawancara, Mourinho diberikan pertanyaan mengenai alasannya mengapa tidak terlalu ekspresif di pinggir lapangan. Menjawab pertanyaan itu, Mourinho menyebut tidak reaktif di pinggir lapangan karena ia bukanlah badut. Perkataan tersebut disangka menyindir Conte dan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.

Sebelumnya Conte mengatakan Mourinho menunjukkan tanda-tanda ‘pikun’ dalam melupakan insiden emosi tinggi di masa lalunya. Namun agaknya kasus ini tidak diperpanjang dan Mourinho mengungkapkan bahwa ini ada sebuah kesalahpahaman.

Setelah Man United meraih kemenangan di Piala FA atas Derby County pada Sabtu (6/1/2018) dini hari WIB, Mourinho mengatakan tidak menyalahkan Conte atas tuduhan itu. Dia berpikir pers harus meminta maaf kepadanya dan Conte mengenai rumor yang berkembang di media sosial bahwa itu tidak benar.

“Ketika berita rumor itu beredar, semua mengacu pada saya dan dia. Saya sama sekali tidak menyalahkan Conte. Saya mengerti reaksinya adalah hal yang wajar. Ketahuilah, saya sedang berbicara tentang gairah saya dan tentang diri sendiri bukan membicarakan Conte,” ujar Mourinho, mengutip dari Marca, Sabtu (6/1/2018).

Sebelum datang ke Chelsea, Conte pernah terlibat dalam skandal pengaturan skor saat masih di Siena pada 2011. Saat itu, Siena sudah memastikan diri promosi ke Liga Italia, sementara Albinoleffe tengah berjuang bertahan di Serie B –liga kasta kedua setelah Liga Italia. Dalam laga tersebut, Albinoleffe menang 1-0 atas Siena dan memastikan diri tetep bertahan di Serie B dan tidak terdegradasi ke Serie C.

Di sisi lain, kekalahan tersebut tidak berpengaruh kepada Siena. Namun akhirnya dalam kasus itu dia dibebaskan dari kesalahan lima tahun kemudian. (*)

BERITA REKOMENDASI