Selebrasi ‘Siuuu’ Cristiano Ronaldo Berbuah Kritik

Cristiano Ronaldo kena kritik gara-gara terlalu sering melakukan selebrasi siuuu. Kritik ini dilontarkan oleh eks pemain Liverpool, Peter Crouch.

Sebagaimana diketahui, selebrasi siuuu memang menjadi andalan Cristiano Ronaldo dalam merayakan kesuksesannya mencetak gol. Selebrasi ini sendiri pertama kali dilakukan pemain bintang Portugal itu kala membela Real Madrid.

Berdasarkan Marca, Ronaldo melakukan selebrasi siuuu pertama kali di laga pramusim Real Madrid melawan Chelsea pada 2013. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Los Blancos -julukan Real Madrid- dengan skor 3-1 itu, CR7 -julukan Ronaldo- diketahui membuat brace.

Selebrasi siuuu ini dilakukan Ronaldo dengan berlari ke bendera di sudut lapangan, kemudian loncat ke udara setinggi mungkin, dan membuat putaran 180 derajat di udara. Ketika mendarat, kaki Ronaldo akan terlihat agak melebar, dia merentangkan tangannya, dan meneriakkan kata siuu.

Ronaldo pun kemudian sering melakukan selebrasi siuuu. Kemudian, sejumlah pesepakbola kerap ikut melakukan selebrasi siuu kala sukses mencetak gol.

Namun, Ronaldo belum lama ini mendapat kritikan karena sering melakukan selebrasi siuuu. Crouch menilai Ronaldo seharusnya tidak terlalu seering melakukan selebrasi ini karena bisa membuat penggemarnya menjadi bosan.

Crouch sendiri memiliki selebrasi yang menjadi ciri khasnya kala dirinya masih aktif bermain sepakbola, yakni berupa tarian robot. Selebrasi khas Crouch itu pertama kali terlihat usai dirinya mencetak gol untuk Timnas Inggris melawan Jamaika di pemanasan Piala Dunia 2006.

Setelah itu, Crouch hanya beberapa kali melakukan selebrasi unik alanya itu dalam laga-laga yang dilakoni. Karena itu, Crouch merasa Ronaldo perlu ikut bersikap yang sama sepertinya dengan tidak terlalu sering melakukan selebrasi unik itu agar fans tidak bosan.

“Saya pikir kunci dari selebrasi bagus adalah dengan tidak terlalu sering melakukannya,” tulis Crouch di kolom Daily Mail, sebagaimana dikutip dari Sportbible, Senin (28/2/2022).

“Anda tidak mau orang berbalik lalu berkata, ‘Oh, begitu lagi,’ Saya hanya melakukan selebrasi robot tiga kali di lapangan, di pertandingan persahabatan Inggris melawan Hungaria dan Jamaika dan, dengan Stoke, ketika saya mencetak gol ke-100 saya di Liga Inggris,” sambungnya.

“Anda harus menyimpannya. Biarkan suporter terus menginginkannya. Pikirkan, Cristiano,” tutup Crouch.

 

 

BERITA REKOMENDASI