Seto Bertemu Petinggi PSIM, Sinyal Gabung Laskar Mataram?

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Sosok Seto Nurdiantoro masih menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepakbola khususnya di DIY. Pasalnya, paska tak diperpanjang PSS dan mendapatkan atensi puluhan ribu suporter, kini Kak Seto mulai didekatkan dengan saudara tua PSS, PSIM. 

Di media sosial twitter, lini masa diramaikan dengan tangkapan CCTV yang disebarkan salah satu akun di mana memperlihatkan gambar Seto Nurdiantoro bersama Iriantoko Cahyo Dumadi, salah satu stakeholder PSIM dan Sastro, seorang ajudan walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang merupakan Pembina PSIM. Kak Seto mengenakan topi yang biasa dipakainya dan kaos lengan panjang berwarna hitam. 

Ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/1/2020) Kak Seto tak menampik bertemu dengan Iriantoko yang dikenalnya sudah sejak lama. Kak Seto mengaku pertemuan dengan keduanya hanya sebatas mengobrol lantaran keduanya sudah dianggap sebagai kawan lama oleh pelatih berlisensi Pro AFC ini. 

“Obrolan saja itu, lihat nanti saja. Saya no coment dulu, kemarin cuma ngobrol ngobrol biasa sesama penggila bola kan. Mereka kan sudah lama berkecimpung di sepak bola, Pak Iriantoko teman saya, Mas Sastro juga teman saya,” ungkap Kak Seto. 

Meski demikian, publik rasanya sulit tidak mengaitkan pertemuan tersebut dengan masa depan bersama PSIM. Apalagi sebelumnya mertua Kak Seto, H Subardi sudah secara terbuka meminta menantunya untuk tetap di Yogyakarta agar dekat dengan keluarga. Pun, seluruh tim Liga 1 kini sudah resmi mengontrak pelatih yang berarti pintu untuk Kak Seto sudah tertutup untuk sementara waktu. 

KRjogja.com lantas berusaha mengkonfirmasi ke manajemen PSIM terkait adanya pertemuan dengan Seto Nurdiantoro. Namun beberapa orang yang dihubungi yakni Jarot Kastawa, sekretaris PSIM dan Iriantoko belum bersedia berkomentar. 

“Kan itu di CCTV tidak ada saya, mungkin ketemunya sama Pak Iriantoko. Belum komentar dulu kalau itu,” ungkap Jarot Kastawa saat membalas pesan singkat wartawan. 

Kak Seto sendiri merupakan pelatih yang memulai karier profesional di PSIM pada 2014 lalu. Dalam karier pemain, Kak Seto juga tercatat menjadi legenda hidup PSIM selain juga PSS dan Persiba Bantul. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI