Siapa Rekrutan Pertama Koeman di Barcelona?

BARCELONA, KRJOGJA.com – Arsitek Tim Nasional Belanda, Ronald Koeman, dalam waktu dekat diresmikan sebagai pelatih Barcelona. Juru taktik 57 tahun itu sudah mendapat lampu hijau dari PSSI-nya Belanda, KNVB, untuk membesut Barcelona per musim depan.

Selangkah lagi menjadi pelatih Barcelona, membuat Koeman mulai merancang nama-nama yang siap didaratkan ke Estadio Camp Nou. Menurut laporan Mirror, nama pertama yang coba didatangkan Koeman ke Barcelona adalah playmaker Ajax Amsteram, Donny van de Beek.

Koeman paham betul kualitas Van de Beek. Sejak Februari 2018, Koeman dan Van de Beek berkolaborasi di Timnas Belanda.

Dalam kurun tersebut, Van de Beek yang dikenal memiliki tendangan keras mematikan itu mencatatkan tujuh penampilan bersama Der Oranje –julukan Timnas Belanda. Kehadiran Van de Bek semakin mempertegas pola yang digunakan Koeman bersama Barcelona.

Diprediksi, Koeman akan mengandalkan pola 4-2-3-1 di Barcelona, layaknya formasi yang digunakannya di Timnas Belanda. Dalam pola tersebut, Koeman akan menempatkan Van de Beek sebagai playmaker/second striker.

Dalam pola tersebut, Van de Beek yang mengemas 10 gol dan 11 assist untuk Ajax di musim 2019-2020 akan mendukung penyerang tunggal Barcelona, Luis Suarez. Kehadiran Van de Beek mengindikasikan manajemen Barcelona bersiap melepas Lionel Messi pada bursa transfer musim panas 2020.

Meski fasih beroperasi sebagai winger kanan, namun Messi lebih akrab dimainkan sebagai second striker maupun playmaker dalam beberapa tahun terakhir. Nantinya, peran yang ditinggalkan Messi di Barcelona akan digantikan Van de Beek.

Tanda-tanda Messi akan meninggalkan Barcelona terlihat setelah Blaugrana –julukan Barcelona– dihajar Bayern Munich 2-8 di perempatfinal Liga Championss 2019-2020, Sabtu 15 Agustus 2020 dini hari WIB.

Menurut laporan Marca, sejumlah pesan maupun telefon yang dilontarkan manajemen Barcelona kepada Messi, sama sekali tidak digubris pemain berjuluk La Pulga tersebut. Kabarnya, Messi ingin angkat kaki dari Camp Nou karena kecewa dengan kepemimpinan presiden Barcelona, Josep Mara Bartomeu.

Sejumlah kebijakan Bartomeu dalam melepas maupun mendatangkan pemain, membuat Messi kesal. Sayangnya, keinginan Messi melihat Bartomeu angkat kaki dari Barcelona dalam waktu dekat gagal terealisasi.

Sebab, Bartomeu paling cepat tersingkir dari jabatannya jika kalah dalam pemilihan umum presiden pada Maret 2021. Karena itu, bukan tak mungkin Messi memilih meninggalkan Barcelona pada musim panas ini karena sudah muak dengan kepemimpinan Bartomeu

BERITA REKOMENDASI