Soal Sanksi 2 Bulan Tanpa Penonton, PSIM Tunggu Hasil Banding

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM Yogyakarta masih menunggu hasil banding terhadap sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI, yakni larangan tanpa penonton selama dua bulan pada saat laga home musim kompetisi 2020 dan denda sebesar Rp 100 juta sebagai buntut kerusuhan suporter saat menjamu Persis Solo musim lalu.

“Sampai saat ini banding yang kami ajukan terhadap sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI, belum ada jawaban. Kami masih menunggu,” ungkap CEO PSIM Bambang Susanto saat dihubungi KR, Minggu (16/2). Terkait pembentukan tim PSIM dalam menghadapi Liga 2, Bambang berharap dalam mingguminggu ini sudah rampung dengan pemain yang lengkap.

Ditanya apakah masih mengincar pemain bintang untuk memenuhi kebutuhan tim, Bambang menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih. “Saya terserah coach Seto Nurdiyantara yang menurut dia bisa berkontribusi terhadap tim dengan maksimal. Akan kita upayakan dengan maksimal,” ujarnya.

Pada proses pembentukan tim itu, satu lagi pemain yang sudah teken kontrak, yakni pemain asal Persis Solo Slamet Budiono. Winger yang pernah menjadi pemain asuhan Seto saat di PSS ini sudah bergabung dalam latihan dalam beberapa hari terakhir. Pada musim lalu, Budi menjadi bagian penting di tim Persis. Musim lalu dia dua kali membobol gawang PSIM. Budy mencetak gol penentu untuk kemenangan Persis 2-1 atas PSIM pada putaran pertama di Stadion Wilis, Kota Madiun.

Sedang pada putaran kedua, mantan pemain Sriwijaya FC ini ikut menyumbang satu gol untuk kemenangan Persis 3-2 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Sebelumnya, PSIM telah memperkenalkan 11 pemain, terdiri dari Ichsan Pratama, Martinus Novianto, Supriyadi Eeng, Tegar Pangestu, Ahmad Subagja Baasith, Risman Maidullah, Arif Satya Yudha Alkanza, Hendra Wijaya, Raymond Ivantonius Tauntu, Muhammad Dwi Rafi Angga dan Yoga Pratama.

BERITA TERKAIT