Sponsor Besar Tunggu Keseriusan Manajemen PSIM

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Setelah menunjuk pelatih Erwan Hendarwanto, tim PSIM disebut-sebut akan mulai latihan pekan depan. Masalah finansial masih jadi salah satu penyebab mepetnya persiapan PSIM jika dibandingkan saudara muda, PSS yang bahkan sudah menggelar serangkaian ujicoba melawan tim Liga 1.

Meski demikian, beberapa sponsor tampaknya masih bersedia menawarkan kerjasama dengan Laskar Mataram salah satunya produsen ban motor, Corsa. Produk tersebut musim 2017 lalu juga menjadi salah satu sponsor PSIM yang menggelontorkan dana segar hampir setengah miliar Rupiah.

Akhmad Nursyamsu, Head of Brand Activation and Sport Activity PT Multi Strada Arah Sarana mengatakan, pihaknya berkomitmen melanjutkan kerjasama sebelumnya dengan Laskar Mataram. Pasalnya menurut dia, sesuai perjanjian sebelumnya jika tidak terdegradasi, Corsa akan tetap menjadi sponsor PSIM dalam jangka waktu tiga musim.

"Di PSS kemarin kita sudah jalin lagi kerjasama untuk musim kedua. PSIM tetap kami prioritaskan, tapi sayangnya masih terbentur dengan kepengurusanya yang belum jelas, kalau dari kami prosesnya cepat karena alokasi sudah disiapkan,” ungkapnya kepada wartawan di sela acara Rindu Touring bersama Corsa di Timoho, Sabtu (03/03/2018).

Tahun 2017 lalu, Corsa menyokong tiga tim DIY yakni PSS, PSIM dan Persiba Bantul. Namun karena Persiba terdegradasi ke Liga 3 maka kerjasama hanya tinggal menyisakan PSS dan PSIM.

“Di DIY kemungkinan besar ya PSS dan PSIM dan baru Sleman yang sudah, menunggu bagaimana PSIM saja nanti. Sebenarnya kasus ini mirip dengan Persis Solo karena manajemennya juga ada masalah internal, akhirnya kami pending hingga saat ini,” ungkapnya lagi.

Sales Manajer Corsa Area Yogyakarta Condro Fajar menambahkan pihaknya terus berkomitmen mendukung tim sepakbola profesional DIY meski dari segi timbal balik belum sesuai keinginan. Pihak tim dirasa belum memaksimalkan peran untuk membantu penjualan produk sponsor yang sebenarnya cukup diharapkan bisa terjadi.

“Harapan kami bisa lebih maksimal lagi di DIY, baru suporter PSS yang terlihat arahnya. Mudah-mudahan PSIM juga demikian agar terjalin kerjasama yang baik. Contoh paling kentara saat ini tim Bali United yang mulai cerdas mengeluarkan gimmick dari pemain untuk membantu mempromosikan produk sponsor,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI