Syarat Balik ke Barcelona, Neymar Harus Kurangi Hobi Dugem

BARCELONA, KRJOGJA.com – Masa depan Neymar Junior terus menjadi perbincangan hangat. Sejumlah pihak mendukung kembalinya pesepakbola berkebangsaan Brasil itu ke klub lamanya, Barcelona. Namun, eks Wakil Presiden Barcelona, Jordi Mestre, memintanya untuk menghentikan kebiasaan berpesta.

Seperti diketahui, Neymar Jr meninggalkan Barcelona untuk Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2017. Uang senilai 222 juta Euro (setara Rp3,3 triliun) menjadikan pria berusia 28 tahun itu sebagai pesepakbola termahal sejagat.

Namun, semenjak satu tahun terakhir, rumor Neymar Jr tidak betah di Paris terus mencuat. Eks pemain Santos itu santer dihubungkan dengan klub lamanya, Barcelona. Jordi Mestre yang menjadi Wakil Presiden Blaugrana ketika Neymar masih berada di sana pun mendukungnya untuk kembali.

“Dari sisi emosional ketika dia pergi, saya tidak akan membelinya lagi. Dari sisi olahraga, saya akan membeli Neymar. Dia memberikan kualitas yang jarang dipunyai pesepakbola lain,” ujar Jordi Mestre, mengutip dari Football Espana, Rabu (12/2/2020).

“Jika itu terjadi, maka dia harus mengakui semua kesalahannya saat hendak pergi. Dia juga harus menghentikan kebiasaan berpesta di Brasil,” sambung pria berkebangsaan Spanyol itu.

Selayaknya orang Brasil, Neymar Jr memang cukup gemar berpesta pora. Pemain kelahiran 5 Februari 1992 itu bahkan seakan punya kebiasaan untuk absen merumput ketika menjelang pertambahan usia demi melangsungkan pesta besar-besaran.

BERITA REKOMENDASI