Tanpa Penonton, PSIM Ditahan 10 Pemain PSBS

BANTUL, KRJOGJA.com – Tuan rumah PSIM harus puas berbagi poin satu saat menjamu PSBS Biak di Stadion Sultan Agung (SSA) Rabu (5/9/2018). Satu hadiah penalti bagi tuan rumah menit ke-57 gagal dimaksimalkan Hendika Arga Permana sehingga skor berakhir 1-1. 

Di awal babak, PSIM terlihat banyak menguasai bola namun cukup kesulitan menembus pertahanan rapat pemain Biak. Di sisi lain, PSBS tampak lebih lepas bermain tanpa tekanan dan bahkan sudah mencipta peluang berbahaya melalui Bayu Sanjaya menit ke-2. 

BACA JUGA :

PSIM Tak Bisa Mainkan Fandy Edy

Tanpa Suporter di Hari Ulang Tahun, PSIM Bertekad Menang di SSA

PSIM tertinggal di babak pertama melalui gol Bayu Tri Sanjaya. Tepat menit 31, skema set piece yang cukup baik diperagakan skuad PSBS mampu menemui kaki Bayu yang tinggal mencocorkan bola ke gawang. 

Pemain belakang PSIM tampak kaget menghadapi skema tak terduga tersebut dan harus merelakan gawangnya dibobol. Skor 0-1 pun menyudahi laga di 45 menit pertama pertandingan. 

Usai gol, PSIM sebenarnya berupaya membalas ketinggalan. Tercatat dua peluang diciptakan melalui backhell Ismail Haris memanfaatkan umpan Hendrico Satriadi dan placing Hendika Arga yang sayanhnya masih menyamping gawang Yusak Samuel Redjauw. 

Masuk babak kedua, PSIM yang kini kalah angin mulai berusaha menyamakan kedudukan. Beberapa usaha dilakukan hingga akhirnya menit 55 Ismail Haris mampu mencetak gol melalui sundulan kepala memanfaatkan bola dari Hendrico. 

Dua menit usai gol, PSIM mendapat peluang melalui sepakan 12 pas setelah wasit Tommi Mangopa asal Sulawesia Utara menunjuk titik putih karena menilai ada handsball bek PSBS. Sayang, kapten Hendika Arga Permana yang menjadi algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. 

Di babak kedua ini, PSIM lebih dominan menguasai bola seolah ingin lekas mencetak gol. Arif Toeminz, Wawan Samma dan Hasan Basri masuk masing-masing menggantikan Hendrico, Yoga Pratama dan Ismail Haris.

Penguasaan bola tetap untuk PSIM namun belum ada peluang yang membahayakan gawang PSBS. Menit 89, PSBS harus bermain dengan 10 orang setelah penjaga gawang Yusak Sammuel dikartu merah wasit. 

Yusak dianggap melakukan pelanggaran di luar kotak penalti karena mengganjal laju Hasan Basri. Di lapangan praktis hanya 9 pemain menyerang PSBS karena harus ada satu pemain dikorbankan untuk memasukkan kiper. 

Beruntung bagi PSBS, karena dua pemain cadangan yang dibawa salah satunya adalah kiper yakni Imanuel Maesa Lumanauw selain penyerang, Elisa Numanderi. Lima menit tambahan waktu ternyata tak bisa dimanfaatkan anak-anak Laskar Mataram untuk mencetak gol. 

Skor akhir pertandingan tanpa penonton inipun tetap 1-1 hingga 90 menit plus 5. PSIM harus puas mendapat tambahan poin 1 di kandang.  Hasil ini untuk sementara masih membuat PSIM berada di peringkat 7 dengan poin 16. Sementara PSBS berada satu strip di bawah dengan koleksi poin sama 16. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI