Tanpa Salah, Mesir Bukan Tandingan Uruguay

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Penampilan gemilang mengawaling perjalanan Uruguay dalam laga penyisihan Group A setelah memang tipis 1 -0 atas Mesir di Stadion Arena Ekaterinburg, Jumat (15/06/2018). Tak turunnya bintang andalan Mesir, Mohammad Salah cukup memberatkan Tim Negeri Firaun untuk mengimbangi permainan Uruguay.

Beberapa kali kamera menyorot bintang Liverpool duduk di bangku cadangan sembari mengobrol dan tersenyum bersama kawan sesama penghangat ‘bangku panas’. Di lapangan, kapten kesebelasan Mesir, Ahmed Fathy yang mengisi bek kanan harus bahu-membahu mengatasi barisan nama-nama mentereng Uruguay macan Luis Suarez, Edison Cavani hingga Diego Godin dan Fernando Musleran.

Pelatih berpengalaman Hector Cuper tampaknya sukses membawa efek positif hingga membuat anak-anak Mesir percaya diri meski tanpa Salah sekalipun di atas lapangan. Mereka bermain penuh semangat tapi tetap memahami apa rencana Mr Cuper sehingga tak menggunakan seluruh emosi hingga meledak.

Di belakang duet A Gabr dan Ahmed Hegazy mampu membuat frustrasi duet Cavani dan Suarez. Beberapa kali bahkan bintang Barcelona tersebut terkesan tak bisa mendapat suplai bola karena rapatnya koordinasi lini per lini Mesir.

Di tengah, El Nenny tampil dominan membantu penyerangan dan jadi pemain pertama yang turun menghalau bola menjauh dari lini belakang saat bertahan. Strategi yang mampu berjalan paling tidak hingga menit 80-an.

Sayang sekali, Si Firaun gagal mempertahankan konsistensi hingga akhir babak kedua. Setelah sempat beruntung dibantu tiang gawang dari tendangan bebas Edison Cavani menit 87, Mesir akhirnya harus membiarkan kiper El Shenawy memungut bola dari gawangnya setelah sundulan keras terukur bek Uruguay Jose Gimenez meluncur masuk ke sudut tak terjaga.

Pun saat tertinggal, sebenarnya Mesir bukan menyerah begitu saja. Beberapa kali lini depan mereka berusaha mendekati gawang Muslera meski tak berujung gol penyama kedudukan. Mesir 0 dan Uruguay 1 yang bertahan hingga usai pertandingan.

Dua tim yakni Rusia dan Uruguay kini sudah sama-sama mengoleksi nilai 3 dari kemenangan. Kini tinggal menanti kejutan Mesir apakah ‘sihir’ Si Firaun masih bisa membawa mereka melenggang dengan dua kali kemenangan sisa. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI