Thailand Kubur Mimpi Timnas Melaju Final SEA Games

Editor: Ivan Aditya

NAM DINH, KRJOGJA.com – Timnas Indonesia U-23 gagal melaju babak final SEA Games setelah ditaklukkan Thailand dengan skor tipis 0 – 1. Tim Garuda masih menyisakan asa perburuan medali perunggu melawan tim yang tersisih dalam laga semifinal Vietnam vs Malaysia.

Sebenarnya Timnas mampu mengimbangi permainan Tim Gajah Putih. Bahkan dalam waktu normal 90 menit, Egy Maulana dan kawan-kawan mampu menjaga gawang tak kebobolan dan memaksa Thailand bermain dalam perpanjanan waktu.

Timnas beberapa kali sempat menciptakan peluang berbahaya meski tidak mengarah ke gawang langsung. Salah satunya melalui tandukan Rizki Ridho memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-38.

Menjelang penghujung babak pertama, Indonesia mendapatkan peluang dari bola mati. Sayang, tendangan bebas Egy dan sepak pojok Marc Klok hanya berujung tendangan gawang bagi Thailand. Babak pertama pun berakhir imbang 0 – 0.

Masalah klasik tentang fisik pemain masih menjadi kendala utama timnas. Permainan Garuda semakin menurun sehingga fokus permainan berkurang yang menyebabkan para pemain banyak melakukan kesalahan mendasar.

Timnas terus berada dibawah tekanan Thailand pada awal babak kedua. Tekanan Thailand membuat pertahanan Indonesia beberapa kali dalam bahaya. Akan tetapi, hingga menit ke-55, gol belum juga tercipta untuk kedua tim.

Saat babak kedua mendekati akhir, Indonesia mampu melancarkan tekanan ke pertahanan Thailand. Beberapa peluang didapatkan Indonesia, tetapi tidak ada yang berbuah gol. Akhirnya, skor kacamata tidak berubah sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Saat babak tambahan pertama dimulai, Indonesia mencoba untuk menekan. Akan tetapi, Thailand justru mampu membuat gol melalui kaki Weerathep Pomphan (94’). Indonesia pun tertinggal 0 – 1 saat babak tambahan pertama usai.

Situasi ini tak berubah hingga akhir pertandingan. Dalam laga ini tiga pemain Timnas sempat diganjar kartu merah, masing-masing Firza Andika, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto. Semantara dari Thailand satu pemain harus keluar karena melakukan protes berlebihan. (Okezone)

BERITA REKOMENDASI