Tinggalkan Man City, David Silva Justru Senang

MANCHESTER, KRJOGJA.com – Musim 2019-2020 dipastikan akan menjadi tahun terakhir bagi David Silva berseragam Manchester City. Sejak awal musim ini ia sudah membulatkan tekad untuk menyudahi perjalanan satu dekadenya bersama klub berjuluk The Citizens tersebut.

Bagi Man City, kehilangan Silva jelas akan menjadi kehilangan yang amat besar untuk klub asuhan Josep Guardiola tersebut. Terlebih Silva yang sudah berusia 34 tahun itu dinilai masih bisa terus tampil baik.

Berbagai gelar pun sudah dirasakan Silva selama membela Man City. Mungkin hanya gelar kompetisi Eropa saja yang belum pernah dicicipi oleh pemain asal Spanyol tersebut dan kini Silva sedang memperjuangkannya bersama Man City karena mereka masih berkompetisi di babak 16 besar.

Tentunya Man City ingin memberikan trofi Liga Champions 2019-2020 sebagai kado perpisahan untuk Silva. Bahkan perpisahan yang meriah ingin dilakukan Man City untuk melepaskan salah satu pemain terpentingnya tersebut di laga terakhirnya bersama The Citizens.

Sayangnya perpisahan itu dipastikan masih akan tanpa penonton karena pertandingan sepakbola sampai saat ini masih tidak membolehkan penggemar untuk masuk. Jadi, Silva akan pergi dengan tanpa diiringi para penggemar Man City.

Menariknya, Silva yang terkenal memang rendah hati itu justru dianggap akan sangat senang harus melakoni pertandingan perpisahannya dengan tanpa ada penggemar Man City. Silva dikatakan lebih menyukai hal yang sedernana dan tak perlu melakukan pesta yang meriah atas kepergiannya tersebut.

Anggapan itu datang dari orang-orang terdekat Silva, salah satunya adalah Joleon Lescott. Lecsott yang pernah satu tim dengan Silva di Man City pada 2010-2014 mengaku sangat mengenal mantan penggawa Valencia tersebut.

Dari kedekatannya, Lescott bisa berpikir bahwa Silva saat ini sangat senang karena tak perlu melakukan pesta perpisahan dengan para pendukung Man City. Sebab Lescott percaya Silva jauh lebih senang berpisah dengan tenang dan sederhana saja.

“Saat ini adalah momen yang sulit bagi semua orang (karena virus corona), namun dia mungkin saat ini sedang merasa senang karena tidak mendapatkan perhatian yang besar saat dia pergi nanti,” ungkap Lescott, dikutip dari Sportskeeda, Kamis (6/8/2020).

“Dia sangat rendah hati dan tak pernah merasa sombong, itu benar-benar gila. Sangat konyol untuk berpikir bahwa dia hidup dengan gaya hidup yang sangat sederhana mengingat apa yang telah diraihnya. Dia seperti sebuah penghargaan bagi semua orang yang ada di sekitarnya. Saya cukup beruntung bisa bertemu dalam banyak kesempatan dengannya,” tutup Lescott.

BERITA REKOMENDASI