Tuan Rumah Dapat Penalti di Menit Akhir, Persiba Tahan Imbang Persipur 2-2

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Persiba Bantul hampir saja meraih kemenangan di lanjutan Liga 3 Nasional Grup 4 Minggu (26/8/2018) saat bertandang ke markas Persipur Purwodadi. Sayangnya, gol penalti tuan rumah menit ke-90 membuyarkan harapan menang Persiba yang sebelumnya sudah unggul 2-1. 

Persiba unggul terlebih dahulu melalui tandukan pemain Edgar Rahawarin ketika pertandingan berlangsung 20 menit. Bola sepakan bebas Satya Yudha Alkanza menemui kepala Edgar yang langsung mengecoh penjaga gawang Yoga Arif Utomo. 

Namun, keunggulan Persiba hanya bertahan 10 menit lantaran pemain Persipur Dimas Roni Saputra mampu menyamakan kedudukan memanfaatkan peluang matang. Skor 1-1 pun menjadi akhir pertandingan babak pertama di Stadion Krida Grobogan Jawa Tengah. 

Memasuki paruh kedua, Persiba ternyata langsung mengambil inisiatif penyerangan. Menit 48 Edgar dijatuhkan bek Persipur di kotak penalti sehingga wasit Pipin Indra asal Kediri meniup peluit tendangan 12 pas. 

Johan Manaji, satu pemain senior Persiba maju sebagai algojo dan sukses menjalankan tugasnya. Bola sepakan pemain bernomor punggung 8 menghujam jala gawang Yoga Arif untuk kali kedua sore tadi. 

Lepas gol, Persipur berupaya dengan segala cara untuk membalas gol. Permainan keras diperagakan anak asuhan Agus Riyanto karena tak ingin malu di kandang. 

Kemenangan Persiba pun akhirnya harus pupus setelah wasit Pipin menghadiahi sepakan penalti bagi tuan rumah karena menilai bek Laskar Sultan Agung melakukan handsball tepat di menit 90. Jureth Yuslikh yang mengambil sepakan mampu menghindarkan timnya dari kekalahan dan skor berakhir imbang 2-2. 

Kekecewaan pun sempat disampaikan pelatih Persiba, Suwandi HS usai laga. Penalti yang diberikan wasit menit akhir dinilai terlalu mengada-ada hingga akhirnya menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata. 

“Kami kecewa ada penalti di menit akhir tadi, namun inilah pertandingan sepakbola. Kami mengapresiasi perjuangan semua pemain dan semoga kedepan bisa jauh lebih baik lagi,” ungkap Suwandi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI