Xavi Hernandez Positif Terpapar Covid-19

DOHA, KRJOGJA.com – Legenda Barcelona, Xavi Hernandez dikabarkan telah dinyatakan terpapar virus corona. Kabar itu disampaikan langsung oleh pihak klub Al-Sadd, tempat di mana Xavi bekerja saat ini.

Seperti yang diketahui, saat ini Al-Sadd tengah mempersiapkan diri untuk menyambut dimulainya Liga Qatar. Untuk memulai kompetisi tersebut, setiap pemain dan staf kepelatihan pun diminta untuk melakukan tes terlebih dahulu untuki mendeteksi virus corona.

Nahasnya, ketika dites Xavi ternyata dinyatakan positif terpapar virus Covid-19. Karena itulah kini ia harus menjalani isolasi mandiri selama dua pekan agar bisa mencegah penyebaran ke orang lain.

“Beberapa hari yang lalu, mengikuti protokol kesehatan yang dijalankan Liga Qatar, saya diuji dan dinyatakan positif dalam tes Covid-19. Untungnya, saya merasa baik-baik saja,” ungkap Xavi, seperti yang dilansir dari twitter resmi Al-Sadd, Sabtu (25/7/2020).

“Akan tetapi, saya akan diisolasi sampai saya semuanya benar-benar. Ketika pihak kesehatan telah mengizinkannya (untuk tak melakukan isolasi lagi), maka saya akan sangat bersemangat untuk kembali ke rutinitas harian saya dan bekerja (bersama Al-Sadd),” tambahnya. ]

Dengan harus melakukan isolasi mandiri setidaknya selama dua pekan, maka Xavi jelas tak bisa menemani Al-Sadd di lapangan. Ia pun meminta kepada David Prats untuk menggantikannya menjadi pelatih sementara Al-Sadd ketika Liga Qatar bergulir kembali.

“Hari ini saya tidak bisa bergabung dengan tim (Al-Sadd) untuk menemani mereka mengikuti laga comeback di Liga Qatar. David Prats akan ada menemani mereka untuk menggantikan saya sebagai kepala staf teknis, pelatih untuk Al-Sadd,” tambah Xavi.

Xavi pun berterima kasih kepada pihak Liga Qatar yang sudah memfasilitas pengecekan virus corona tersebut. Sebab menurutnya hal itu sangat penting agar kompetisi sepakbola Liga Qatar tetap berjalan mulus.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak berwenang, terutama yang berada di Liga Qatar, Asosiaso Sepakbola Qatar, dan Al-Sadd, yang telah memberikan fasilitas untuk melakukan pendeteksian sejak dini. Sehingga dapat mengurangi penyebaran infeksi dan menjamin kelanjutan kompetisi agar berjalan normal,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI