Young Guns Bima Perkasa Impresif

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – BPD DIY Bima Perkasa kembali menuai hasil positif di Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 dengan mengalahkan Pacific Caesar 82-36 Jumat (04/10/2019) malam. Kemenangan kedua skuad besutan Raoul Miguel Hadinoto itu memperbesar peluang tuan rumah lolos ke final Piala Raja. Samuel Pelmelay mencetak 17 poin, 5 asis, dan 5 rebounds. Sedangkan Nuke Tri Saputra yang tampil memukau saat Bima Perkasa mengalahkan Satya Wacana Salatiga 83-74 membukukan 15 poin dan 5 rebounds. Di kubu Pacific Caesar, Yerikho Tuasela masih menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15 poin disusul Jorge Gabriel Senduk dengan 13 angka.

Menutup kuarter pertama dengan 15-9, Bima Perkasa mendapat keuntungan di kuarter dua ketika Yerikho Tuasela mencatat empat kali pelanggaran. Situasi ini memberi keleluasaan bagi tuan rumah karena melemahnya defense lawan. Bima makin meninggalkan Pacific lalu menutup kuarter dua dengan 37-14. Kuarter tiga dan empat tidak ada perlawanan berarti dari Pacific. Bima menutup laga dengan 82-36.

Kemenangan Bima Perkasa kemarin tidak bisa dilepaskan dari impresifnya penampilan pasukan muda. Tidak hanya Samuel, pemain muda seperti Leonardo Effendy dan Calvin Chrissler tampil meyakinkan di depan publik sendiri. Leonardo mencetak 10 poin dan 3 rebounds sedangkan Calvin mencatat 13 poin dan empat asis. Eboss, sapaan akrab Raoul Miguel Hadinoto, memuji para pemain muda yang tampil bagus kontra Pacific Caesar.

"Kemenangan tadi memang enggak bisa lepas dari penampilan Young Guns kami. Di kuarter tiga dan empat kami kasih banyak kesempatan bagi mereka lalu dijawab dengan baik di court. Kemarin mereka juga bagus saat lawan Satya Wacana," terang Eboss ditemui usai pertandingan.

Faktor lain adalah membaiknya transisi para pemain Bima Perkasa. Tim pelatih sukses memperbaiki lambannya transisi dari menyerang ke bertahan yang terlihat di laga sebelumnya. Perbaikan ini diikuti dengan membaiknya catatan pemain saat defense. Galank Gunawan contohnya, sembilan dari 13 rebounds yang dibukukannya didapat dari defense. Dari catatan statistik Bima juga mampu mengurangi turnovers, dari 15 kali saat lawan Satya Wacana menjadi sembilan kali.

"Ya tadi kami bisa menang karena bisa perbaiki defense dan transisi. Besok lawan Timnas kami harus lebih sabar lagi. Saya kira kuncinya itu," sambung Eboss.

Bima Perkasa akan menghadapi Timnas basket Indonesia Sabtu (05/10/2019) malam. Pemenang laga dipastikan lolos ke final turnamen yang digelar Minggu (06/10/2019) mendatang. Amartha Hangtuah juga masih berpeluang ke final andai bisa mengalahkan Satya Wacana Salatiga di hari dan tempat yang sama. (Des)

BERITA REKOMENDASI