Impian Tim Voli Pantai Indonesia ke Olimpiade Pupus

Editor: Ary B Prass

NAKHON PATHOM, KRJOGJA.com – Tim bola voli pantai putra Indonesia harus rela memupus impiannya untuk meraih tiket terakhir ke Olimpiade XXXII Tokyo setelah menelan kekalahan di partai final ajang AVC Continental di Nakhon Pathom, Thailand, Minggu (27/6/2021). Menghadapi tim Australia di laga puncak, tim Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-0.

Bertanding dengan sistem beregu menggunakan skema gugur, Indonesia memainkan tim Indonesia 1 yang bermaterikan Ade Candra Rachmawan asal DIY dan Mohamad Ashfiya (Jawa Timur) di partai pertama. Menghadapi duet Australia, Christopher McHugh dan Damien Schumann, pasangan Indonesia menelan kekalahan 0-2 (18-21, 12-21).

Kekalahan di partai pertama membuat tim Indonesia 2 yang bermaterikan Gilang Ramadhan (DIY) dan Danangsyah Y Pribadi (NTB) memikul beban berat karena wajib meraih kemenangan untuk tetap membuka peluang Indonesia meraih tiket ke Olimpiade. Namun, upaya tak kenal lelah yang dilakukan keduanya ternyata masih belum mampu membendung lawan.

Tim Australia 2 yang memainkan pasangan Maximilian Guehrer dan Zachery Schubert mampu menunjukkan keunggulannya dan menang 2-0 (21-13, 21-11) langsung. Atas hasil tersebut, Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Daerah (Pengda) PBVSI DIY, Drs Eka Heru Prasetya berharap dua atlet andalan DIY yang tampil di ajang tersebut tetap bersemangat dan jangan pantang menyerah.

Di ajang Pra Olimpiade kemarin memang tiket yang diperebutkan hanya satu dan diperuntukkan bagi juara, sehingga persaingan dan perbandingan peluang untuk meraihnya cukup berat. “Ya kami dorong atlet-atlet ini untuk tetap semangat berlatih. Hasil kemarin bisa dijadikan sebagai evaluasi diri, kekurangan atau kelemahan pasangan tim Indonesia masih bisa dibenahi untuk kejuaraan yang lain. Semoga di kejuaraan yang lain lebih berprestasi,” jelasnya kepada KRJOGJA.com.

Sebelum lolos ke partai final, tim putra Indonesia harus menghadapi tim China dan Selandia Baru di babak awal dan semifinal. Di partai pertama, Indonesia menang atas China dengan skor 2-1 dan kembali menang 2-1 saat bertemu Selandia Baru. “Berhasil mengalahkan China dan Selandia Baru sudah sangat bagus bagi tim Indonesia,” terang Kabid Bola Voli Pantai Pengda PBVSI DIY, Danang Agus Yuniarto MOr.

Selain Candra dan Gilang, di ajang Pra Olimpiade ini, DIY juga mewakilkan Ilham Akbar yang berpasangan dengan BIntang Akbar (Jawa Timur) sebagai Indonesia 3. Lebih lanjut pria yang juga menjadi pelatih Tim Puslatda PON KONI DIY ini, kekalahan dua tim Indonesia di final kemarin lebih dikarenakan faktor recovery  yang lebih pendek dibandingkan tim lawan.

“Jeda istirahat atau recovery tim Australia lebih lama, jadi lebih diuntungkan. Kalau masalah postur tubuh, Indonesia tak masalah, karena sebelumnya bisa menang lawan China dan Selandia Baru yang posturnya hampir sama dengan Australia,” tandasnya. (Hit)

 

BERITA REKOMENDASI