Kejurda Atletik DIY Usai, Atlet Muka Baru Masuk Nominasi ke Kejurnas

KRJOGJA.com – Puluhan bibit potensial terjaring dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik DIY 2022 yang digelar di Lintasan Atletik Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis dan Jumat (8-9/7/2022). Mereka tidak hanya menjaring bibit di katagori senior, namun juga katagori usia U-20 dan U-18, juga katagori pelajar, dari SD hingga SMP.

Dari laporan panitia Kejurda, sedikitnya 420 pelajar ikut serta. Dengan demikian, dengan ditambah peserta dari katagori senior, U-20 dan U-19, maka Kejurda diikuti 500 peserta. Dengan membludaknya peserta, seakan menghidupkan kembali arena Stadion Mandala Krida yang sudah lama sepi akibat pandemi Covid-19 yang berlarut-larut.

Selain diwarnai membludaknya peserta, Kejurda Atletik DIY juga ditandai dengan berlanjutnya dominasi Kabupaten Sleman di cabang olahraga atletik dengan 26 emas diikuti Bantul 14 emas, Gunungkidul 9 emas, Kota Yogyakarta 8 emas dan Kulonprogo 1 emas.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY, Bambang Dewanjaya mengungkapkan, melihat dari hasil Kejurda di mana banyak catatan waktu yang bisa bersaing dalam merebut medali emas di Kejurnas dan PON, maka pihaknya mentargetkan dapat memberangkatkan 30 atlet ke Kejurnas di Semarang, 6-7 Agustus 2022. Keberangkatan akan disupport dengan biaya KONI DIY dengan pelatih yang ditunjuk, Ivan Budiaji.

 “Atlet yang catatan waktunya lolos, atau bersaing di Kejurnas, akan di rangking. Dari catatan waktu yang diraih, terdapat atlet muka baru yang belum pernah terjun di Kejurnas masuk nominasi. Jika ternyata melebihi 30 atlet, maka kita akan berbicara dengan Pengkab/Pemkot PASI untuk ikut berperan membiayai,” ujar Bambang.

Saat ini, terdapat 4 atlet yang masuk Pelatda, yakni 3 atlet peraih medali emas dan perak PON Papua, masing-masing Indah Lupita Sari (Kota Yogya/Emas jalan cepat 20 km), Rahma Anisa (Kota Yogya/perak 400 meter) dan Bayu Prasetyo (Gunungkidul/perak jalan cepat 20 km). Satu lagi atlet yang masuk Pelatda PON, atlet masa depan DIY yang sudah mewakili negara, yakni di nomor 800 meter dan 1.500 meter, Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha (Sleman).

Adapun nama lain yang menjadi nominasi berangkat Kejurnas, selain atlet Pelatda PON, tersebut, juga atlet hasil Kejurda, diantaranya Herina Aditya (Gunungkidul/jalan cepat), Adinda Ayuningtyas (Gunungkidul/5.000 m dan 3.000 m), Maria Novel (Bantul/100 m), Alisa Nur Azizah (Sleman/400 m U-18), Nastiti Naweswari (Bantul/400 m U-18), Ruli Kumarasakti (Sleman/400 m U-20), Galih Priyambodo (Kulonprogo/400 meter U-20), Nur Sodik (Bantul/lari jarak jauh), M Iksan (Bantul/Lompat Jauh) dan sejumlah nama lain yang akan dibahas lebih lanjut.

Pihaknya berharap ada peningkatan jumlah atlet yang dikirim ini, dengan harapan membuka peluang atlet DIY yang lolos ke PON di Sumatara Utara dan Aceh Darussalam. “Kita harapkan, jumlah yang ikut Pelatda PON di cabor Atletik, bisa bertambah,” ujar Bambang. (Jon)

BERITA REKOMENDASI