Net

Ahsan/Angga dan Hendra/Rian Bakal Berduet di Indonesia Masters 2018

JAKARTA (KRjogja.com) – Setelah ganda campuran mengalami perombakan, hal serupa juga dialami ganda putra. Tim yang dibawahi Hery Iman Pierngadi itu membuat terobosan dengan mengeluarkan pasangan anyar pada 2018. Perubahan tersebut terlihat di daftar nama pemain yang tampil di Indonesia Masters 2018.

Pasangan baru yang menjadi sorotan adalah Mohammad Ahsan/Angga Pratama dan Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro. Dua pasangan senior tersebut menjadi terobosan baru bagi ganda putra setelah ditinggal salah satu penggawanya yakni Ricky Karanda Suwardi ke ganda campuran.

Hasil rombakan tersebut membuat sejumlah publik cukup terkejut. Sebab setelah Ahsan/Hendra comeback pada Kejuaraan Nasional 2017 di Bangka Belitung, keduanya digadang-gadang akan kembali berduet. Tapi harapan itu takkan terlihat di Indonesia Masters 2018.

Bagi Ahsan/Angga ini bukan pertama kalinya mereka akan berduet. Sebelum tampil di pertandingan resmi, duet mereka telah diuji coba saat melakoni simulasi Piala Sudirman 2017 di Pelatnas Cipayung. Kala itu mereka takluk dari Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam pertarungan tiga set 21-19, 17-21 dan 10-21.

Sementara bagi Hendra/Rian, keduanya pernah menjalani duet di Denmark Open Superseries Premier 2016. Kala itu langkah keduanya harus terhenti di babak kedua setelah melalui rintangan pertama dengan baik. Hendra/Rian harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-17, 17-21 dan 12-21.

Selain itu, di nomor ganda campuran, pasangan terbaru yakni Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga akan tampil di Indonesia Masters 2018. Ada pula nama Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang dijadwalkan akan ikut tampil. Begitu pun dengan ganda putra peringkat satu dunia yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Indonesia Masters sendiri akan dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta pada 23-28 Januari 2018. Turnamen Indonesia Masters sendiri berada dalam level dua grade empat, sehingga ajang ini bisa disetarakan dengan Superseries. (*)

 

BERITA REKOMENDASI