Net

Ahsan/Hendra Genggam Tiket Semifinal Malaysia Masters 2020

KUALA LUMPUR, KRJOGJA.com – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berhasil mengamankan tiket ke semifinal Malaysia Masters 2020 Super 500. Kepastian ini didapat setelah Ahsan/Hendra membungkam unggulan ketujuh asal Taiwan, yakni Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Laga yang sengit tersaji dalam pertemuan Ahsan/Hendra melawan Lee/Wang di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Jumat (10/1/2020) sore WIB. Tetapi, Ahsan/Hendra akhirnya mampu menaklukkan Lee/Wang setelah bertarung selama 49 menit dengan skor akhir 20-22, 21-18, dan 21-19.

Pertarungan yang ketat sudah tersaji sejak awal laga. Ahsan/Hendra sendiri berhasil memulai laga dengan cukup apik hingga memimpin dengan skor 7-4. Sayangnya, keunggulan ini tak dapat terus dipertahankan. Lee/Wang dapat menyalip hingga akhirnya berbalik unggul di interval set pertama dengan skor 11-8.

Setelah interval, Ahsan/Hendra berusaha untuk mengejar. Usaha mereka pun berbuah manis karena dapat mengejar hingga unggul 16-15. Sempat memegang kendali permainan hingga unggul 19-17, Ahsan/Hendra akhirnya takluk dengan skor 20-22.

Di set kedua, Ahsan/Hendra tak ingin lengah. Mereka pun langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Angka demi angka dengan mudah mereka rebut hingga memimpin jalannya laga dengan skor 11-7. Setelah interval, Lee/Wang tampak semakin kewalahan meladeni permainan juara dunia 2019 itu. Alhasil, Ahsan/Hendra dapat mengakhiri laga dengan manis dengan skor 21-18.

Pada set penentuan, tensi permainan meningkat. Kedua pasangan terus saling bergantian untuk memimpin laga. Di interval, Ahsan/Hendra pun tampil lebih kuat sehingga memimpin dengan skor 11-10.

Duel ketat terus berlanjut setelah interval. Meski Lee/Wang sempat berhasil mengusik keunggulan Ahsan/Hendra hingga berbalik unggul menjadi 15-13, laga akhirnya tetap dapat dimenangkan ganda putra Indonesia dengan skor 21-19. Di semifinal, Ahsan/Hendra bakal berhadapan dengan pemenang laga yang mempertemukan Akira Koga/Tichi Saito (Jepang) vs Li Junhui/Liu Yuchen (China).

 

 

BERITA REKOMENDASI