Net

Alvin dan Dias Kalah, Indonesia Tanpa Wakil di Tunggal Putra

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dua pemain tunggal putra Indonesia Alberto Alvin Yulianto da Muhammad Rehan Diaz harus memupus harapan melenggang ke babak semifinal kategori tunggal putra Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championship 2017 setelah menelan kekalahan di babak 16 besar, Kamis (19/10/2017). Alvin kalah dari pemain Jepang Kodai Naraoka sementara Diaz harus mengakui keunggulan Laksyha Sen asal India.

Meski raihan Alvin dan Diaz lebih baik daripada Gatjra Piliang Cupu dan Iksan Imanuel Rumbay yang terlebih dahulu tersingkir, namun hal tersebut tetap saja berbuah prihatin lantaran tak ada satupun wakil Indonesia yang lolos hingga semifinal. Di sisi lain, terlihat pula perbedaan kelas antara pemain Indonesia dan atlet junior putra dari negara lain seperti India, Jepang dan bahkan Thailand.

Ternyata, hal ini juga menjadi perhatian pelatih tunggal putra Indonesia, Harry Hartono saat bertemu wartawan di sesi jumpa pers Kamis (19/10/2017) petang. Harry mengakui kedua pemainnya tersebut kalah kelas dari lawan yang dihadapi hari ini.

Menurut dia, para pemain Indonesia kalah dari segi kematangan fisik dan pengalaman dari pemain lawan. “Terlihat memang, negara lain punya kualitas pemain lebih mapan karena mereka sudah punya jam terbang sejak dua tahun lalu di tim nasional sementara kita baru tahun ini,” ungkapnya.

Tak heran kemudian Harry menargetkan pembenahan pada seluruh pemain tunggal putra junior Indonesia kedepan. “Pertama jelas fisik harus dibenahi baik itu power, stamina maupun VO2 max,” imbuhnya.

Sementara di sisi teknis, Harry berpendapat para pemain muda Indonesia harus lebih banyak merasakan iklim pertandingan. Ia mencontohkan, permasalahan yang dialami Iksan Imanuel Rumbay saat empat raketnya putus senar hingga membuat kehilangan kepercayaan diri dan kalah.

“Permasalahan seperti ini bisa diurai ketika banyak bertanding, ketika biasa menghadapi masalah maka secara kematangan akan bertambah juga. Kan sebenarnya permasalahan dalam bertanding bia dipetakan, itu-itu saja,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI