Net

Atasi Nabila di Final, Shaka Juara Remaja Putri

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pebulutangkis Shaka Rheina asal klub PWS Sleman sukses menggondol juara I tunggal remaja putri dalam Kejuaraan Bulutangkis antarklub Pengda PBSI se DIY Djarum Multi Cabang (DMC) III-2018. Bertanding di GOR Donokerto, Turi, Sleman, Sabtu (1/9/2018) Shaka yang dilatih Monica Intan sekaligus unggulan kedua di kelompok tunggal remaja putri sukses mengatasi perlawanan sengit Nabila Zahra Putranto (unggulan 4) asal klub Pancing Sembada Sleman melalui pertarungan rubber-game (tiga set) 22-20,16-21, 21-10. 

Pertarungan final yang berakhir rubber-game dan menyedot durasi waktu cukup lama juga terjadi dalam laga partai puncak tunggal taruna putri dan tunggal remaja putra. Di tunggal taruna putri, pebulutangkis Rika Untari Purwanto (Exist) Yogyakarta di laga pemuncak mengalahkan unggulan pertama Adella Puspa Dewi (PB Elang) Yogya dengan skor 21-16, 17-21, 21-17. Sedangkan Reynalda Kurnia Chandra Berlian yang merupakan unggulan pertama tunggal remaja putra asal Elang Yogya juga meraih prestasi juara, usai di final menggasak Niko Wijaya Putra (PWS Sleman) dengan rubber-game 26-24, 21-23, 21-14. 

Dalam Kejuaraan DMC seri III ini, dua klub peserta yaitu (PB Elang Yogya) dan Pancing Sembada Sleman sama-sama berbagi tiga gelar dalam event yang disaksikan Sekum PBSI DIY Sukiman Hadiwidjojo, Pengurus Pengkab PBSI Sleman Nur Handoyo SH (Wakil Ketua PBSI Sleman), R Waluyo Jati ST (sekum PBSI Sleman) sekaligus Kades Donokerto yang menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan DMC seri III, jajaran pengurus PBSI Sleman dan pejabat terkait lainnya. 

Kedua klub tersebut adalah PB Elang Yogya yang merebut juara tunggal usia dini putra madya lewat pebulutangkis Bagus Galih Dewanto, Reynalda Kurnia Chanda Berlian (tunggal remaja putra) dan Andien Kirana Widjanarko (tunggal pemula 
putri). Sedangkan klub Pancing Sembada Sleman merebut tiga gelar dari pebulutangkis Tatag Prayoga Herlambang (tunggal tunggal usia dini putra utama), Cristiano Ronaldo Eka Saputra (tunggal anak putra utama) dan Afryo Farrel Erentino Setyawan (tunggal pemula putra).

Sedangkan yang merebut satu gelar juara adalah Gusti Raditya Destama asal Ace Quality Yogya (tunggal anak putra madya), Febi Ardiansyah dari klub Tahfidz-Qu Yogya (tunggal taruna putra), Ainun Qomariyah (Taruna Sleman/tunggal usia dini putri), Rika Untari Purwanto (Exist Yogya/tunggal taruna putri), Fahma Lazuardina asal Jaya Raya Satria (tunggal anak putri). Tiga kelompok pertandingan lainnya, juaranya merupakan pemain gabungan (kolaborasi) dari dua klub berbeda yaitu ganda taruna campuran Alvianto Nugrpho/Hernadita Dewi Amalia(Jogjaraya/Pancing Kota), ganda taruna putra Ilham Al Qindi/Ronan 
(Pamungkas/Wiratama Jaya), kelompok ganda taruna putri, Hernadita Dewi Amalia/Rika (Pancing Kota/Exist Yogya). 

Sukiman mengatakan, kejuaraan DMC seri III ini, pointnya akan digabung (akumulasi) dengan DMC seri I (Bantul) dan DMC seri III Yogya. "Mereka yang menjadi juara dalam DMC seri I, II, III akan diadu lagi pada kejurda bulutangkis PBSI DIY yang akan digelar di GOR Pangukan Tridadi Sleman 17-21 Oktober 2018 untuk menentukan juara sejati PBSI DIY 2018," tegas Sukiman. (Rar)

BERITA REKOMENDASI