Net

Isu Bakal Pensiun, Ini Pencapaian Terbaik Tontowi Ahmad

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kabar ingin pensiunnya Tontowi Ahmad dari dunia bulu tangkis tengah ramai dibicarakan beberapa hari terakhir. Tentu jika Tontowi benar-benar memutuskan untuk menggantung raketnya, maka akan menjadi sebuah kehilangan yang amat besar untuk bulu tangkis Indonesia, khususnya untuk sektor ganda campuran.

Sebab sebelumnya Tontowi diharapkan bisa membantu juniornya untuk kembali membuat ganda campuran terbaik Tanah Air. Terlebih jika melihat prestasi Tontowi selama masih dipasangkan dengan Liliyana Natsir, seharusnya pria kelahiran Banyumas tersebut bisa sukses dengan pasangan barunya seperti Winny Oktavina Kandow atau Apriyanu Rahayu.

Akan tetapi, entah mengapa Tontowi justru memutuskan untuk pensiun pada Maret 2020 nanti. Jika benar itu terjadi, maka Indonesia mesti siap-siap kehilangan salah satu putra terbaiknya di sektor ganda putra. Lantas, sehebat apa sebenarnya Tontowi kalah masih dipasangkan dengan Liliyana?

Pasangan Tontowi/Liliyana baru terbentuk pada pertengahan 2010 silam. Kala itu, pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky mengambil keputusan teramat penting dengan memutuskan untuk memisahkan Liliyana dengan Nova Widianto yang saat itu masih bertengger di peringat satu dunia

Kendati begitu, Liliyana pada saat itu tak langsung dipasangkan dengan Tontowi karena Richard mencoba dulu memasangkan Butet –sapaan akrab Liliyana– dengan Devin Lahardi. Namun, pada akhirnya Tontowi menjadi pilihan utama Richard untuk dipasangkan dengan Liliyana.

Semenjak dipasangkan pada pertengahan 2010 tersebut, berbagai prestasi pun mampu diraih oleh Tontowi/Liliyana. Seperti dari kompetisi superseries, turnamen berlevel grand prix gold (GPG), bahkan hingga Olimpiade. Mungkin hanya Asian Games yang belum pernah dirasakan Tontowi/Liliyana selama dipasangkan tersebut.

Berikut Prestasi yang Berhasil Diraih Tontowi/Liliyana:

1. Makau Open 2010, 2011

2. Taiwan Open 2010, 2011, 2012

3. Indonesia Masters 2010, 2011, 2015

4. Malaysia Masters 2011

5. Swiss Open 2011

6. India Open 2011, 2012, 2013

7. Singapura Open 2011, 2013, 2014

8. All England Open 2012, 2013, 2014

9. China Open 2013, 2016

10. Prancis Open 2014, 2017

11. Malaysia Open 2015

12. Hongkong Open 2016

13. Indonesia Open 2017, 2018

14. SEA Games 2011

15. Kejuaraan Asia 2015

16. Kejuaraan Dunia 2013, 2017

17. Olimpiade 2016

BERITA REKOMENDASI