Net

Gagal Juara Jepang Open 2019, Praveen/Melati Evaluasi Penampilan

TOKYO, KRJOGJA.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melakukan evaluasi terhadap penampilan mereka setelah gagal menjadi juara di ajang Jepang Open 2019. Praveen menyebut ia dan Melati harus lebih mematangkan pola permainan di lapangan baik secara pasangan ataupun individu.

Selain itu, hasil kurang maksimal di partai final kali ini juga menjadi pembelajaran bagi wakil Indonesia untuk memiliki mental lebih baik di lapangan. Praveen merasa ia dan rekannya masih kerap sulit kembali fokus setelah gagal mengamankan gim pertama.

Kendati demikian, hal positif tentunya juga dirasakan Praveen/Melati setelah mampu melaju ke babak final Jepang Open 2019 kali ini. Pencapaian tersebut setidaknya bakal menambah kepercayaan diri mereka dan menjadi modal baik bagi Praveen/Melati di turnamen-turnamen selanjutnya.

"Evaluasinya, kami polanya harus matang, di individunya juga. Kalau kalah di game pertama tidak boleh down, walaupun kepikiran tapi harus cepat dibuang pikiran seperti itu. Kalau mau masuk lapangan pun harus lebih percaya diri lagi," ujar Praveen, melansir dari laman resmi PBSI, Senin (29/7/2019). Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up Jepang Open 2019 usai kalah dua gim langsung 17-21 dan 16-21 dari Wang/Huang dalam waktu 42 menit. Hasil ini membuat Praveen/Melati harus memendam rasa penasaran mereka untuk mengalahkan pasangan Tiongkok tersebut.

 

BERITA REKOMENDASI