Net

Jerman Open 2020 Batal Digelar, Ini Respons Susy Susanti

JAKARTA, KRJOGJA.com – Penyelenggaraan turnamen bulu tangkis Jerman Open 2020 Super 300 yang sejatinya digelar pada 3-8 Maret 2020 di Mulheim an der Ruhr telah dipastikan batal digelar. Hal itu dilakukan sesuai rekomendasi otoritas kesehatan Kota Mulheim an der Ruhr terkait merebaknya virus korona.

Keputusan ini menambah panjang turnamen bulu tangkis tahun ini yang batal digelar karena virus korona. Sebelum Jerman Open 2020, China Masters Super 100, Vietnam International Challenge, dan Polandia Open International Challenge juga dipastikan ditunda.

Mendapati kondisi ini, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, memberi tanggapan. Ia memastikan akan terus memantau perkembangan turnamen ke depannya karena pembatalan turnamen berdampak pada perhitungan poin Olimpiade.

Sejumlah pebulu tangkis Indonesia sendiri kini tengah terus mengejar poin demi memastikan diri berlaga di pesta olahraga multi-event terbesar di dunia itu. Kini, Susy pun tengah memantau turnamen-turnamen lainnya, seperti All England dan Swiss Open.

“Kami masih terus memantau perkembangannya. Ada kabar apa dari BWF. Karena ini terkait perhitungan Olimpiade, tapi kami juga tetap memikirkan keselamatan para atlet. Kami juga terus menunggu informasi terbaru dari Kabid Hubungan Internasional PBSI,” ujar Susy, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis (27/2/2020).

“Kami juga masih menunggu putusan mengenai All England dan Swiss Open, apakah ada perubahan atau tidak. Meski begitu, para atlet persiapannya tetap bagus dan terus berlangsung. Masalah akhirnya akan berangkat atau mungkin dibatalkan, itu lain lagi ceritanya,” tukasnya. (*)

BERITA TERKAIT