Net

Jogjaraya Raih Juara Umum Kejurkot Bulutangkis Yogyakarta

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Perkumpulan Bulutangkis (PB) Jogjaraya sukses menorehkan prestasi tertinggi di Kejurkot bulutangkis antarklub PBSI Yogyakarta tahun 2019. Dalam partai puncak (final) yang digelar di GOR SMPN 1 Yogyakarta Jalan Cikditiro Yogya, Kamis (19/12), PB Jogjaraya yang dibina Ibon tersebut berhasil mengumpulkan medali terbanyak yaitu 4 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu.

"Prestasi juara umum yang direbut PB Jogjaraya tersebut tentu saja berkat kemauan keras dan disiplin para pemain dalam berlatih. Para pemain kami yang dilatih Novi dan Adi tersebut fokus latihan dan rutin mengikuti pertandingan ke luar DIY," ujar  Ibon di sela penyerahan  medali, uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada para juara.

Keempat medali emas yang direbut PB Jogjaraya tersebut dihasilkan melalui pasangan Amelia Putri Kurniasari/Zakia Alfa Zahra S (ganda pemula putri), pasangan Januar Jason Danish MF/Jonathan DT (ganda pemula putra), Zakia Alfa Zahra Sholihah (tunggal anak-anak putri), dan Januar Jason Tedjasaputra (tunggal pemula putra). Sedangkan klub lainnya yang merebut medali emas dalam kejuaraan yang ditutup Drs Budi Santoso selaku Kabid Olahraga Dispora Kota Yogyakarta tersebut yaitu klub Wiratama Jaya merebut 2 medali emas lewat pebulutangkis Muhammad Danish MF/Muhammad L (juara ganda remaja putra), pasangan Muhammad Luthfi Purwito/Eva Maharani Putri (juara ganda campuran).

Dua medali emas juga direbut Tahfidz-Qu  lewat  pebulutangkis Axioma Peano (tunggal taruna putra), Alexandria Da Matta (tunggal remaja putra). Selanjutnya, PB Pratama merebut  1 emas  melalui pebulutangkis Hazel Risqi Prasetyo (tunggal usia dini putra) dan PB Nusa juga menyabet 1 medali emas lewat Nur Zahra Arafi (tunggal pemula putri). Disusul klub Ace Quality juga meraih 1 medali emas lewat Fidico Exza Fareza (tunggal anak-anak putra). Dan PB Mandiri Demi Prestasi (MDP) merebut medali emas lewat Mevlida Hasna Amalea (tunggal usia dini putri). Sedangkan klub Elang gagal merebut medali emas, dan hanya mendapat tiga perak dan tiga perunggu. Pasalnya dari beberapa pemain mereka yang lolos ke final  harus menyerah dari lawan-lawannya.

"Saya mengapresiasi  event yang digelar Pengkot PBSI Kota Yogya ini. Saya berharap agar kejuaraan ini tidak berhenti pada tahun ini saja, tapi bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya. Apalagi, event ini dapat dijadikan sebagai ajang pembinaan bibit-bibit baru, sudah sejauh mana  mereka mengasah kemampuan mereka di klub asal," ujar Budi Santoso.

Sehabis pertandingan final semua kelompok umur, langsung dilakukan penyerahan medali kepada para juara. Di antaranya diserahkan  Budi Santoso, Suhartono ST (perwakilan PBSI DIY), Ketua pelaksana Agus Winarto, perwakilan dari Polsek dan Koramil Gondokusuman Yogyakarta. (Rar)

 

 

BERITA REKOMENDASI