Net

Juara All England, Praveen/Melati Kini Bermental Juara

Editor: Agus Sigit

BIRMINGHAM, KRJOGJA.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, tampil sebagai juara dalam turnamen All England 2020. Di partai puncak, Praveen/Melati sukses menumbangkan perlawanan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8.

Menurut Pelatih Ganda Campuran PBSI, Nova Widianto, kesuksesan yang diraih Praveen/Melati tersebut tak lepas dari prestasi yang telah mereka raih sebelumnya. Pada 2019, Praveen/Melati menjuarai dua turnamen akbar super 750, yakni Prancis Open dan Denmark Open.

Di partai final dua turnamen tersebut, Praveen/Melati juga menghadapi lawan-lawan tangguh. Di final Denmark Open 2019, Praveen/Melati menumbangkan ganda China, Wang Yilyu/Huang Dongping. Sedangkan di final Prancis Open 2019 mereka mengalahkan ganda campuran nomor satu dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Diakui oleh Nova bahwa setelah memenangkan kejuaraan, Praveen/Melati jadi memiliki permainan yang berbeda. Karena, mental bertanding pasangan Indonesia itu kini sudah semakin terasah, sehingga lebih siap menjalani laga-laga besar.

“Sebelum All England, mereka pernah juara di Denmark, Perancis, dan SEA Games. Habis dari situ mereka beda mainnya. Di sini faktor Praveen menentukan, karena dia punya pengalaman pernah juara di All England (bersama Debby Susanto),” ujar Nova, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (17/3/2020).

“Selain itu, saya lihat (pemain) Thailand-nya juga terasa tertekan, karena mereka ingin juara. Semua dari segi persiapan, kami tidak kaget dengan hasil ini. Karena kami memang mempersiapkan semuanya. Kami lebih konsen untuk mempersiapkan individu mashing-masing dan bagaimana menutupi kelemahan mereka di lapangan,” jelasnya.

BERITA TERKAIT