Net

Kevin Sanjaya Tak Masalah Aturan Servis Baru dari BWF

JAKARTA (KRjogja.com) – Sejumlah perubahan peraturan terjadi jelang dimulainya musim kejuaraan bulu tangkis 2018. Seperti yang telah diketauhi, federasi tertinggi bulu tangkis dunia (BWF) mengeluarkan peraturan baru bagi para pebulu tangkis dalam melakukan servis.

Pada peraturan sebelumnya, ketika melakukan servis, posisi shuttle cock tidak boleh lebih tinggi dari pinggang si server. Namun pada peraturan teranyar justru disebutkan bahwa dalam melakukan servis, posisi shuttle cock harus berada 1,15 meter di atas permukaan lapangan sebelum dipukul ke area lawan.

Menanggapi peraturan baru tersebut, pebulu tangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak berkeberatan dengan hal itu. Kevin menerangkan bahwa bagi seorang pebulu tangkis yang bertubuh pendek seperti dirinya, perubahan peraturan tersebut sama sekali tak memberikan banyak pengaruh.

Justru sebaliknya, Kevin menyoroti para pebulu tangkis yang memiliki postur tinggi akan mengalami kesulitan dengan peraturan tersebut. Pasalnya, karena memiliki postur tubuh yang tinggi, maka para pebulu tangkis tersebut akan membungkuk cukup dalam ketika melakukan servis.

 Hal tersebut tentu akan menyulitkan mereka dalam melakukan gerakan berikutnya ataupun menyeimbangkan tubuhnya kembali ke posisi ideal. Kevin menganggap peraturan baru itu seharusnya tidak akan menjadi masalah besar bagi para pebulu tangkis Indonesia, yang memang berpostur tidak terlalu tinggi.

Kendati begitu, Kevin pun menerangkan bahwa dirinya masih belum tahu pasti akan berlangsung seperti apa pertandingan yang bakal dijalaninya nanti dengan peraturan baru tersebut. Pasalnya, hingga saat ini Kevin dan para pebulu tangkis lainnya belum pernah merasakan bertanding dengan peraturan anyar tersebut.

“Soal servis, saya kan pendek, jadi seharusnya sih tidak ada masalah. Namun, masih belum tahu juga, soalnya cara litanya, cara pandangnya servis dari mana, saya juga kurang tahu. Dan kita juga belum pernah coba yang pakai sensor itu, jadi gak tahu juga pastinya seperti apa. Cuman sih seharusnya gak ada masalah buat saya,” jelas Kevin, seperti disampaikannya dalam konferensi pers, Selasa (23/1/2018). (*)

BERITA REKOMENDASI