Net

Kisruh PTMSI, Oegroseno Ancam Lapor Ke ITTF

JAKARTA, KRJOGJA.com – PP PTMSI di bawah Ketum Komjen.Pol (Purn).Drs Oegroseno, S.H. mengancam akan melaporkan ke ITTF pada awal Mei nanti, jika pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Bersama(Munasluber) yang digagas oleh KONI Pusat tetap terselenggara.

Menurut Oegroseno kepada media di Jakarta, Jumat (23/3/2018), jika Munasluber  tetap dilaksanakan berarti baik Menpora maupun KONI Pusat tidak menghormati keputusan tetap Mahkamah Agung soal keputusan PTUN yang telah memenangkan gugatannya sebagai pengurus PTMSI yang sah. 

"Saya sudah menyiapkan surat berbahasa Inggris yang akan ditujukan kepada ITTF agar pelaksanaan cabang tenis meja di Asian Games 2018 nanti ditinjau ulang," kata Oegroseno.

Dia akan menyerahkan keputusan itu kepada ITTF tentang masih kisruhnya kepengurusan tenis di Indonesia sebagai akibat adanya campur tangan dari berbai pihak. "Jika dampaknya nanti ITTF  mengeluarkan keputusan tidak akan mempertandingkan cabang tenis meja di Asian Games 2018 itu merupakan hak mereka. Tapi, kami berharap agar hal itu tidak terjadi," tandas Oegroseno.

Belum lama ini KONI Pusat telah meminta agar PP PTMSI menggelar Munasluber dengan alasan Ketua Umum PB PTMSI Lukman Edi hasil Munaslub yang dibentuk oleh KONI Pusat dua tahun lalu mengundurkan diri. Alasannya, akan fokus menghadapi Pilkada di Riau. Dalam menyelenggarakan Munasluber itu, KONI Pusat menggandeng mantan Ketua Umum PTMSI, Tahir MBA yang mengusung Oegroseno menjadi Ketua Umum PP.PTMSI di 2013 lalu.

"Yang membuat saya heran kenapa Pak Tahir bilang saya sudah legowo dan setuju untuk menggelar Munasluber dengan calon ketua umum putranya beliau," ungkap Oegroseno. 

Menurut dia, pihaknya meminta agar KONI Pusat menghormati keputusan hukum Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang telah memenangkan gugatannya terhadap SK KONI Pusat nomor:29 A tahun 2014 tanggal 28 Februari 2014 tentang pengukuhan Personalia PB PTMSI masa bhakti 2014-2018 yang dipimpin oleh Ketua Umum Marzuki Ali ketika itu. (Fon)

BERITA REKOMENDASI