Net

Kondisi Fisik Hambat Atlet Indonesia

JAKARTA (KRjogja.com) – Direktur Program Pelatihan Performa Tinggi (HPD) Permainan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Mimi Irawan berharap pasangan ganda putra, putri dan ganda campuran Indonesia mampu meraih prestasi pada BWF Super Series Final yang akan berlangsung di Dubai, UAE, 14-18 Desember 2016. 

"Bulutangkis itu kan tidak hanya butuh teknik yang bagus saja tetapi juga butuh performa yang tinggi untuk permainan yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Jadi, kita berharap kondisi fisik yang belum maksimal itu tidak menjadi ganjalan mereka untuk meraih prestasi pada saat tampil," kata Mimi yang ditemui di Jakarta.

Ke depan, kata Mimi, Satlak Prima berharap PB PBSI mau bekerja sama dalam meningkatkan performa atlet bulutangkis yang dipersiapkan ke berbagai event internasional sehingga bisa meraih hasil maksimal. 

Pada BWF Super Series Final, Indonesia meloloskan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Markus Fernaldi Gideon, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (ganda putra), Nitya Khrisindah Maeswari/Grecia Polii (ganda putri), dan Tontowo Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran). 

"Sayang sekali, kita tidak bisa meloloskan tunggal putra dan putri untuk bertarung dalam Grand Final Super Series yang mempertemukan pemain/pasangan delapan besar dunia. Ke depan, kita berharap kepengurusan PB PBSI bisa meraih hasil yang lebih baik lagi," katanya. (Fon)

BERITA REKOMENDASI