Net

PBSI: Hasil Korea dan Jepang Open 2017 Melebihi Ekspektasi

JAKARTA (KRjogja.com) – Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, menilai penampilan para pemain yang tampil di Korea dan Jepang Open Super Series 2017 sangatlah baik. Kedua turnamen tersebut baru saja selesai yang dihelat dua pekan lalu dan akhir pekan kemarin.

Dari dua turnamen tersebut, Indonesia membawa tiga gelar yang terdiri dari dua gelar di Korea Open dan satu gelar di Jepang Open. Raihan tersebut ternyata melebihi eksepektasi Susy yang tak menyangka Indonesia tampil dominan, terutama di Korea Open. Pada Korea Open, dua gelar diperoleh Indonesia melalui tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto. Bahkan di tunggal putra, Indonesia membuat All-Indonesian Final, yang gelar runner-up dimiliki Jonatan Christie.

Sementara di Jepang Open, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo keluar menjadi pemenang. Hasil ini tentu membuat pemicu bagi pemain lain itu bisa membuktikan diri menjadi yang terbaik di setiap turnamen yang diikuti.

“Untuk Korea dan Jepang Open pencapaian kami sudah sesuai bahkan melebihi target. Khususnya untuk Korea Open,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (26/9/2017).

“Kami melihat tunggal putra kita tampil cemerlang meloloskan all Indonesia di final. Semoga ini menjadi awal yang baik buat kita untuk menambah semangat atlet-atlet lain, khususnya sektor tunggal untuk bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi di kejuaraan lainnya,” tambahnya.

“Tentunya kerja keras dan terus mengevaluasi untuk pembenahan-pembenahan dari hasil pertandingan sebelumnya yang belum mencapai prestasi maksimal. Serta pencapaian Jonatan juara di SEA Games dan beberapa kali Anthony mengalahkan pemain dunia menjadikan modal untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI