Net

Penyelenggaraan DMC Seri I Pindah ke GOR Pangukan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Penyelenggaraan kejuaraan bulutangkis Antarklub bulutangkis se DIY yang bertajuk Djarum Multi Cabang (DMC) seri I hasil kerja sama Pengda PBSI DIY, Pengkab PBSI Sleman dengan Djarum Foundation  yang semula dihelat di GOR Donokerto, Turi, Sleman  6-10 Maret 2019 terpaksa dipindah ke GOR Pangukan dan waktunya dimajukan sehari  menjadi 5-9 Maret 2019.

“Pemindahan lokasi pertandingan tersebut dari GOR Donokerto ke GOR Pangukan, karena  GOR Donokerto terdampak musibah bencana alam angin puting beliung yang terjadi  di daerah Turi dan sekitarnya, Jumat  (22/02/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat bencana alam tersebut, dinding dan atap sebelah selatan GOR rusak dan rata dengan tanah, sehingga tidak bisa  difungsikan sebagai mestinya,” ujar Sukiman Hadiwidjojo, selaku Sekum Pengda PBSI DIY di Sleman, Sabtu (23/02/2019).

Diakui Sukiman, untuk dapat difungsikannya kembali GOR Donokerto untuk kegitan olahraga dan kegiatan lainnya diperkirakan bisa memakan waktu setahun. Namun demikian  jika ada bantuan dana dari pusat, mungkin waktu untuk memperbaiki bagian yang rusak tersebut  bisa lebih cepat.

“Dimajukannya waktu pelaksanaan DMC seri I lebih cepat sehari, karena pada Rabu (06/03/2019) GOR Pangukan akan digunakan untuk kegiatan lain. Selain itu, terjadinya  perpindahan GOR dan waktu pelaksanaan pihak panitia penyelenggara yang diwakili Pengkab PBSI Sleman dan Pengda PBSI DIY juga telah memperbarui  MoU dengan pihak sponsor Djarum Foundation,” terangnya.

Dijelaskan untuk peserta kejuaraan merupakan  para atlet perkumpulan bulutangkis (PB) yang resmi tercatat di Pengkot/Pengkab PBSI se DIY. Selain itu, atlet yang bakal mengikuti kejuaraan DMC ini, juga sudah ter-update di data Sistem Informasi (SI) PBSI.

“Selanjutnya untuk atlet  mutasi dari klub yang satu ke klub yang lain harus ada rekomendasi dari klub yang bersangkutan, diketahui Pengkot/Pengkab  PBSI. Sedangkan atlet yang mutasi dari luar provinsi wajib diketahui Pengda PBSI DIY dan memenuhi sesuai ketentuan mutasi yaitu  melaui SI PBSI,” beber Sukiman.

Lebih lanjut dikatakan, pendaftaran peserta wajib  melalui SI PBSI atau online. Selain itu, para pendaftar harus mencatumkan nama lengkap, kelompok umur (KU) yang diikuti, tanggal lahir dan jenis pertandingan yang diikuti. Pendaftaran peserta dibuka sejak edaran ini dikeluarkan dan ditutup Jumat (01/03/2019).

“Untuk kelompok umur (KU) yang dipertandingkan meliputi  usia dini putra-putri, kelompok tunggal anak-anak putra-putri, kelompok pemula putra-putri, kelompok remaja putra-putri, kelompok tunggal taruna putra-putri dan kelompok ganda taruna putra-putri,” ujarnya. (Rar)

BERITA REKOMENDASI