Net

Pilih Pelatih Berkebangsaan Kroasia, Djokovic Dikecam

WIMBLEDON, KRJOGJA.com – Petenis putra nomor satu dunia, Novak Djokovic, dikecam oleh masyarakat dan media Serbia gara-gara menunjuk Goran Ivanisevic sebagai pelatih. Sebab, sang pelatih memiliki kewarganegaraan Kroasia yang terlibat konflik dengan Serbia pada dekade 1990-an.

Media-media Serbia, terutama yang berafiliasi dengan pemerintah, menuduh tindakan Novak Djokovic sebagai sebuah skandal. Konflik berdarah di masa lalu memang merupakan isu sensitif dalam hubungan kedua negara sejak dekade 1990 hingga saat ini.

Novak Djokovic sendiri tidak ambil pusing dengan kecaman tersebut. Ia justru senang karena keberadaan Goran Ivanisevic yang merupakan mantan juara di Wimbledon, dapat membantunya pada turnamen di lapangan rumput tersebut.

Goran berasal dari Kroasia, saya Serbia. Kami sama-sama berasal dari negara yang dulu disebut Yugoslavia. Ketika saya kecil dan mulai menonton tenis, saya menyaksikan Goran bertanding melawan (Pete) Sampras,” ujar Novak Djokovic, melansir dari ESPN, Jumat (5/7/2019).

Petenis yang akrab disapa Nole itu juga sempat memicu kontroversi ketika mendukung Kroasia di Piala Dunia 2019 usai negara asalnya, Serbia, tersingkir di fase grup. Djokovic dianggap tidak nasionalis karena mendukung negara musuh.

Terkait hubungan Djokovic dengan Goran Ivanisevic, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, justru sedikit melunak. Menurutnya, Novak Djokovic sudah memberi contoh yang baik karena berhasil menyingkirkan konflik dan luka masa lalu. (*)

 

BERITA REKOMENDASI