Net

POPDA 2020, Gunungkidul Rebut Emas Terakhir Tenis Meja

YOGYA, KRJOGJA.com – Wakil Gunungkidul merebut medali emas terakhir cabor tenis meja Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2020. Dalam laga yang digelar gedung Dwi Sata Warsa , Kauman, Alun-alun Utara, Yogya, Jumat (20/3/2020), petenismeja Zafira Etta Al-Syifa yang tampil di kelompok tunggal putri menjadi pemain yang tidak terkalahkan dari empat kali main.

Pada laga ketiganya, Zafira berhasil menundukkan Aretha Dalia Syawaldina (Sleman) dengan skor 3-2 (10-12, 11-5, 11-5, 10-21 dan 11-8). Tiga kali kemenangan sebelumnya diraih Zafira atas Annita Salma (Kulonprogo) 3-0 (11-3, 11-1 dan 11-2), menang atas Alena Dhairya Kinanti (Bantul) dengan skor 3-1 (11-5, 11-8, 7-11 dan 11-5) dan menundukkan petenis meja asal Kota Yogya Harlinda Putri Febriana dengan skor 3-0 (11-4, 11-3, 11-3). “Jadi dalam empat kali bertanding Zafira menjadi petenismeja yang tak terkalahkan dan selalu menang yang cukup meyakinkan atas lawan-lawannya,” ujar Drs Sofyan Daryana, selaku panitia pertandingan sekaligus Sekum Pengda PTMSI DIY, seusai pertandingan.

Dengan sumbangan medali emas dari Zafira tersebut, membuat peringkat Gunungkidul dalam perolehan medali dalam tabel klasemen cabor tenis meja, nangkring pada peringkat ketiga dengan meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara itu, posisi kontingen Bantul yang menjadi juara umum posisinya tidak berubah tetap memuncaki klasemen perolehan medali dengan 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Disusul pada peringkat kedua diduduki Kota Yogyakarta dengan 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Sleman berada di posisi keempat dengan 1 perak dan 4 perunggu serta Kulonprogo bercokol di posisi bontot (kelima) dengan 2 perunggu. (Rar)

BERITA REKOMENDASI