Net

Singkirkan Srikanth Kidambi, Vito Hadapi Axelsen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kejuaraan bulutagkis Daihatsu Indonesia Master masih terus diwarnai kejutan, bukan karena mundurnya pemain asing saja, tapi juga tumbangnya pemain top dunia. Pemain tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito, menyingkirkan pemain andalan India , Srikanth Kidambi, 18-21,21-12,21-14 yang dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta.

Pertarungan kedua pemain berlangsung ketat sejak set pertama, Srikanth yang memiliki pengalaman tanding internasional lebih baik, mencoba mengendalikan pertandingan, dengan pemainan cepatnya. Sehingga Shesar sulit mengembangkan permainan dan kalah 18-21.

Namun di set berikutnya, Shesar mencoba tidak mau terbawa pola permainan lawan. Dengan mengemangkan permainan netingnya yang halus, membuat dia mempunyai peluang untuk menyerang. Hasilnya, memang lumayan. Shesar mampu membalikkan keadaan dengan menang 21-12. Sehingga posisi berimbang.

Di set penentuan, Shesar makin percaya diri. Dia terlihat lebih nyaman bermain dan mengakhiri set penentuan dengan skor meyakinkan, 21-14. “Tadi kami memang sering adu netting, karena kami sama-sama pemain menyerang. Kalau nggak main netting, nggak dapat serangan. Mau nggak mau adu netting dan adu pintar," ucap Vito usai pertandingan.

Vito mengakui jika memulai pertandingan dengan sedikit lambat sehingga ia terbawa permainan lawan. Usai menang, ia mengaku sangat bersyukur mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya."Di game kedua dan ketiga saya bisa keluar dari tekanan, saya lebih bisa mengatur permainan sehingga bisa ambil banyak poin," ungkapnya.

Selanjutnya, Vito akan berhadapan dengan pebulutangkis peringkat empat dunia Viktor Axelsen yang sukses mengalahkan pemain andalan Cina, Lin Dan dua set langsung, 21-12 21-14. Soal target, Vito enggan berekspektasi lebih jauh soal pencapaiannya di Indonesia Masters 2020. Ia berharap bisa memperbaiki peringkat BWF.

Sementara itu dinomor tunggal putri terjadi kejutan. Penguasa ranking dunia, Chen Yufei secara tak terduga tumbang di laga perdana. Juara Malaysia Masters 2020 itu dikalahkan Line Højmark Kajersfeldt. Dalam duel  tersebut,  Chen Yufei juara All England Open 2019 itu dikalahkan dalam pertarungan sengitselama 1 jam 45 menit. 

Sejak set pertama dimulai, tunggal putri Denmark Line Hojmark meski  bermodal 29 dunia itu mampu memberikan perlawanan sengit terhadap Chen. Bahkan Line beberapa mampu unggul dalam perolehan angka. Di detik akhir sebenarnya Chen menguasai laga dengan unggul pada kedudukan 17-18. Namun tiba-tiba secara tak terduga Line berhasil memborong 4 poin beruntun tanpa balas dan merebut kemenangan dengan poin akhir 21-18.

Di game kedua Chen berusaha membalas kekalahan itu, di awal game dia sempat mendominasi bahkan unggul cepan 0-3 dari Line. Tapi ternyata perlawanan yang diberikan Line membuat Chen kalang kabut. Setelah berhasil menyamakan poin 6-6, Line langsung berbalik menguasai laga dan Chen tak mampu sama sekali membendungnya, akhirnya Chen ditekuk untuk kedua kalinya dengan angka yang cukup telak 21-14.  

Dengan kemenangan ini Line melaju ke babak 16 besar turnamen berhadiah total 400.000  Dolar Amerika Serikat itu, sementara Chen harus angkat kaki dari Jakarta. (Sim

BERITA REKOMENDASI