Net

Thet Htar Thuzar Berjuang Sendirian

YOGYA, KRJOGJA.com – Thet Htar Thuzar, adalah pebulutangkis spesialis tunggal putri Junior, yang menjadi wakil satu-satunya Myanmar di ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Badminton Championships 2017.

Meski begitu, pebulutangkis yang mengaku akrab disapa “Teteh” itu datang ke Yogyakarta tidak sendirian. Ia didampingi sang pelatih yang berasal dari Indonesia, Didit Suluh Patria, serta juga mengajak Ayahnya.

Teteh baru tiba di Yogyakarta sore kemarin, Minggu (15/10), dan langsung menghadiri acara Gala Dinner yang berlangsung di komplek Candi Prambanan. Diakui pebulutangkis yang mempunyai paras wajah yang cantik itu, jika dirinya siap berjuang meskipun menjadi wakil satu-satunya Myanmar.

“Saya menjadi wakil Myanmar satu-satunya di turnamen ini. Dan saya berharap meskipun harus berjuang sendiri, saya bisa mendapatkan hasil terbaik di turnamen ini. Target saya di turnamen ini bisa melewati setiap pertandingan yang bakal di hadapi dulu. Dan siang nanti, Senin (16/10) saya akan menghadapi rintangan berat melawan wakil Tiongkok. Semoga saya bisa melewatinya,” ungkapnya.

Siang nanti, (16/10) Teteh harus langsung menghadapi rintangan yang cukup berat. Pasalnya, ia akan langsung berjumpa dengan unggulan keenam dari Tiongkok, Cai Yanyan.

Di sisi lain, Teteh yang untuk ketiga kalinya datang ke Indonesia mengaku suka dengan keindahan Indonesia.

“Ini untuk ketiga kalinya saya datang ke Indonesia, dan baru pertama kali datang ke Yogyakarta, Saya sangat suka disini, banyak tempat-tempat indah seperti Candi Prambanan yang kemarin saya kunjungi. Saya masih ingin berkunjung ke tempat-tempat indah lainnya. Pelatih saya menjamjikan akan mengajak ke Candi yang lebih besar, Candi Borobudur. Mungkin setelah saya selesai melakukan pertandingan di turnamen ini, dan sekarang saya akan fokus dulu ke turnamen ini,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI