Net

Tim Parabulutangkis Indonesia Rebut Empat Medali Emas di Swiss

SOLO, KRJOGJA.com – Tim parabulutangkis Indonesia merebut empat medali emas pada Kejuaraan Dunia Para Badminton 2019 di Basel Swiss, Minggu (25/8/2019). Salah satunya diraih ganda campuran SL3-SL4 Leani Ratri Oktila Jr/Hary Susanto. Pasangan peringkat 1 dunia ini diproyeksi bisa meraih target juara di Paralympic Tokyo 2020.

Baca Juga: Audisi Bulu Tangkis Dituding Eksploitasi Anak, PB Djarum Mengelak

"Tinggal satu target yang belum dicapai yakni juara di Paralympic Tokyo 2020. Leani Ratri Oktila Jr/Hary Susanto diharapkan bisa memecahkan telur emas pertama di Paralympic," kata Rima Ferdiyanto, manajer tim parabulutangkis disela mendampingi tim parabulutangkis di Swiss. Ikut mendampingi tim Presiden National Paralympic Commitee (NPC) Senny Marbun dan Dr Sapta Kunta Purnama.

Tim Indonesia total meraih 4 emas 2 perak dan 4 perunggu. Di partai final kemarin menambah tiga emas. Emas pertama diperoleh Leani Ratri Oktila juga meraih medali emas di nomor tunggal putri SL4. Kemudian Leani Ratri Oktila Jr/Hary Susanto mengalahkan pasangan Jerman Pott/Seibert 21-4 21-11.

Medali emas ketiga dipetik Dheva Anrimusthi dengan menundukkan rekannya sendiri Suryo 21-15 21-15. Disusul emas dari nomor ganda SU5 Dheva Anrimusthi /Hafiz Briliansyah Prawiranegara. 

"Alhamdulillah BWF World Championship Para Badminton 2019 di Swiss berjalan lancar, kita mendapat 4 emas 2 perak dan 4 perunggu," kata Rima Ferdiyanto, manajer tim parabulutangkis Indonesia.

Tim yang ditangani pelatih M Nurachman dan Imam Kunantoro juga menamah dua medali perak diraih Suryo Nugroho yang turun di tunggal SU5 dan Leani R/Khalimatus ganda SL3-SU5. Sedang perunggu masing masing Fredy Setiawan (tunggal SL4, Khalimatus S (tunggal SL4), Ukun Rukaendi (tunggal  SL3) dan pasangan Ukun R / Hari S  (ganda SL3-4).(Qom)

BERITA REKOMENDASI