Net

Tontowi/Liliyana Ungkap Alasan Kekalahan dari Pasangan China

DUBAI (KRjogja.com) – Pebulu tangkis andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, gagal keluar sebagai Juara Grup B pada babak penyisihan Dubai Superseries Final 2017. Tontowi/Liliyana harus puas berada di urutan kedua di bawah Wang Yilyu/Huang Dongping.

Sebab pada pertandingan terakhir yang mempertemukan kedua pasangan, peraih gelar Olimpiade Rio 2016 itu harus menelan kekalahan dari Yilyu/Dongping, dengan skor 9-21, 21-11, dan 11-21. Menanggapi kekalahan tersebut, Tontowi mengakui bahwa mereka kalah start di game pertama sehingga bisa menyerah dengan cukup mudah.

“Kami kalah start di game pertama, istilahnya lawan sudah mendahului kami, walaupun kami main dengan pola seperti apa. Kami kurang sigap. Di game kedua, kami bisa menemukan pola kam,  tapi di game ketiga kami kembali tertekan,” ujar Tontowi, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (15/12/2017).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Liliyana. Menurutnya faktor usia bisa membuat pasangan asal China ini bisa segera menemukan permainan terbaik mereka. Liliyana juga membenarkan bahwa Yilyu/Dongping adalah pemain yang sulit untuk dimatikan.

“Lawan adalah pasangan muda yang lebih cepat, jika main lawan mereka harus pakai taktik, harus benar cara mainnya. Di game kedua kami bisa menerapkan strategi kami, tetapi di game ketiga mereka sudah lebih siap dan tidak mudah dimatikan,” tambah Liliyana.

Di set penentuan, Tontowi/Liliyana juga tertinggal cukup jauh. Meski berharap ingin memenangkan pertandingan, pebulu tangkis putri asal Manado itu juga mengaku merelakan kemenangan di laga tersebut. Sebab Liliyana memikirkan bahwa ia masih harus memikirkan laga di semifinal.

“Sebetulnya bukan kami sengaja mengalah, semua pasti ingin menang di setiap pertandingan. Namun, waktu ketinggalan terlalu jauh, pasti kami juga berpikir juga karena masih ada pertandingan di semifinal,” tutup Liliyana. (*)

BERITA REKOMENDASI