Tentukan Kemenangan Thomas Indonesia, Vito Mengaku Tegang

user
danar 12 Oktober 2021, 22:30 WIB
untitled

AARHUS, KRJOGJA.com - Drama menegangkan mewarnai laga penentu antara Indonesia kontra Thailand dalam lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2020. Dalam laga kedua yang berlangsung hingga Selasa (12/10/2021) dini hari di Ceres Areena, Aarhus, Denmark, Indonesia akhirnya sukses membekuk Thailand 3-2. Pebulutangkis pelatnas PBSI Cipayung Shesar Hiren Rhustavito asal PB Djarum Kudus yang tampil pada partai kelima (penentu) menjadi penyelamat skuad bulutangkis Indonesia dari kekalahan saat berhadapan dengan Thailand.

Vito—panggilan akrab Shesar Hiren Rhustavito dengan susah payah mampu menyudahi perlawanan alot tunggal ketiga Thailand Aldurach Namkul 23-21, 10-21, 21-8 dalam durasi satu jam dua menit. Berkat kemenangan kedua ini skuad Merah Putih berpeluang menjadi juara Grup A asalkan dalam laga ketiga melawan China Taipei (Taiwan) Rabu (13/10/2021) bisa merebut kemenangan.

"Syukurlah saya bisa menang dan membawa Indonesia unggul 3-2 atas Thailand. Terus terang saya tadi sempat tegang juga karena harus menang untuk menyumbang poin," ungkap Vito melalui siaran pers tim Humas dan Media PP PBSI, dilansir Djarumbadminton.com.

Kondisi kritis dialami skuad Indonesia ketika dua pemain tunggal yang diharapkan bisa menyumbang poin malah menelan kekalahan. Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai pembuka kalah dari Kantaphon Wangcharoen 21-16, 22-24, 22-25. Sedangkan Jonatan Christie (Jojo) yang turun di partai ketiga juga tidak berkutik menghadapi tunggal kedua Negeri Gajah Putih (Thailand) dan menyerah kalah dua game langsung 10-21, 14-21 dari Kunlavut Vitidsarn.

Sementara pasangan peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo atau yang dijuluki ‘The Minions’ menyumbang poin bagi kubu Merah Putih, setelah melalui pertarungan sengit tiga game sukses mengatasi perlawanan ganda Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren 19-21, 21-18, 21-13. Poin berikutnya untuk Tim Thomas Indonesia juga disumbangkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, usai menjungkalkan ganda kedua Thailand Natthapat Trinkajee/Tanupat Viriyangkura dua game langsung 21-9, 21-12.

Saat skor imbang 2-2, Vito wajib memenangi laga penutup melawan tim putra Thailand. Dari awal, Vito pun mengaku sangat optimistis bisa memenangi laga. Terlebih, dari sudut peringkat juga sangat jauh. Vito berada di peringkat 19 dunia, sementara Namkul di posisi 151. "Meskipun begitu, saya tidak boleh lengah. Saya yakin saja bisa menang," kata Vito.

Menyangkut apa yang menjadi kunci kemenangan, Vito menyebut, faktor percaya diri dan menerapkan strategi bermain lebih menyerang saja. "Di game kedua, perbedaannya poin terlalu jauh. Meski kalah, tapi saya manfaatkan untuk mencari strategi terbaik untuk persiapan menghadapi game ketiga," terangnya.

Pada game ketiga, Vito bisa kembali ke permainan terbaiknya. Terus menyerang dan tidak memberi kesempatan lawannya untuk mengembangkan permainan. "Dengan shuttle-cock berat, susah juga kalau hanya bertahan. Lebih baik menyerang karena bertahan itu susah untuk mendapatkan poin," imbuhnya. (Rar)

Credits

Bagikan