Pastikan PSS Tetap di Sleman, Mantan Manajer Pasang Badan

user
danar 01 Oktober 2021, 18:10 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Mantan manajer PSS saat promosi Liga 1, Sismantoro angkat bicara terkait situasi yang terjadi di PSS saat ini. Lek Sis, sapaan akrab Sismantoro siap pasang badan apabila nantinya PSS dibawa pergi dari Bumi Sembada.

Kepada wartawan, Jumat (1/10/2021), Sismantoro mengaku sudah menghubungi personal Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo semalam. Sismantoro menyampaikan kekecewaan karena ucapan Marco tak seharusnya keluar dalam situasi apapun.

“Saya sudah sampaikan ke dia, bahwa pernyataan itu seharusnya tidak boleh terucap dengan alasan apapun. Saya kemudian sampaikan, siap pasang badan apabila PSS mau di bawa pergi dari Sleman,” tegasnya.

Menurut Sismantoro, seluruh masyarakat Sleman termasuk pemerintah Kabupaten Sleman tidak akan pernah rela apabila PSS dibawa pergi. Ia pun memastikan akan melakukan segala cara untuk mempertahankan PSS tetap berada di Sleman.

“Saya pastikan tidak akan ke mana-mana PSS, tetap akan di sini sejak 1976 sampai kapanpun, sampai kiamat di sini. Marco sudah menelpon saya, sudah meminta maaf bahwa apa yang disampaikan kemarin itu khilaf,” sambung pria asli Pakem ini.

Di sisi lain, Lek Sis memaklumi kekecewaan yang diluapkan Sleman Fans sejak beberapa waktu terakhir. Namun ia juga mengingatkan agar Sleman Fans tetap mengedepankan situasi kondusif di Sleman.

“Terpenting apa yang diinginkan masyarakat Sleman ada solusinya. Saya memahami kekecewaan itu tapi harapannya tetap bisa menjaga sesuai koridor kamtibmas,” tandas dia.

Sismantoro sendiri telah mengagendakan pertemuan dengan Marco Gracia Paulo usai pertandingan PSS melawan Persik, Minggu (3/10/2021) mendatang. Marco telah diminta datang ke Sleman untuk berbincang bersama stakeholder Kabupaten Sleman.

“Marco sudah bersedia hadir setelah pertandingan melawan Persik. Nanti kita akan bertemu, berdialog memperbaiki komunikasi karena menurut saya selama ini yang kurang baik adalah komunikasinya. Nanti saya akan ajak juga dari Pemkab Sleman karena pemkab ini juga yang memiliki PSS terbukti dari surat penyerahan pada 2008 lalu. Jadi semua harus duduk, mengurai permasalahan yang ada. Mencari solusi atas harapan teman-teman Sleman Fans,” pungkas dia.

Sebelumnya, muncul pernyataan Marco Gracia Paulo yang mengisyaratkan membawa keluar PSS dari Sleman karena emosional didesak Sleman Fans untuk memecat Dejan Antonic. Pernyataan tersebut membuat warga Sleman marah dan kecewa. (Fxh)

Kredit

Bagikan