Choirunnisa dan Gregoria Bukukan Kemenangan

user
agus 22 Juli 2020, 14:45 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pebulutangkis tunggal putri pelatnas PBSI Choirunnisa awali laga pertama dengan menorehkan kemenangan pada laga pembuka Turnamen bulutangkis Intern PBSI 2020 khusus tunggal putri. Menjalani laga di GOR Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (22/7), Choirunnisa asal Sleman (DIY) tersebut sukses mengungguli Yasnita dua game langsung dengan skor 21-14, 21-17.

Choirunnisa yang merupakan unggulan keempat, dan berada di Grup N ini sempat kesulitan dengan permainan Yasnita yang cukup ulet. Saat bola sudah sulit untuk dikembalikan, ternyata Yasnita bisa mengembalikan dan ini tidak disangka-sangka Choirunnisa.

"Saya kira bola sudah mati, ternyata lawan masih bisa mengembalikan, jadi tadi agak kagok. Saya masih harus meningkatkan lagi kualitas pukulan saya dan fokusnya untuk laga berikutnya," ujar Choirunnisa jebolan PB Pancing Sembada Sleman usai laga, dilansir bulutangkis.com.

Pada laga kedua babak penyisihan grup N, Choirunnisa akan berjumpa Ester Nurumi Tri Wardoyo yang baru saja membuat kejutan dengan menekuk Asti Dwi Widyaningrum dalam dua game langsung, 21-10, 21-10. "Saya akan waspadai tenaga Ester yang kuat. Kami belum pernah ketemu baik di pertandingan atau latihan. Kalaupun ketemu di latihan hanya game pendek saja," kata Choirunnisa yang akrab disapa Choi tersebut.

Sedangkan pebulutangkis tunggal putri nomor satu Indonesia Gregoria Mariska Tunjung, masih terlalu tangguh bagi juniornya Bilqis Prasista, pada laga penyisihan grup M. Gregoria meraih kemenangan straight game atas Bilqis dengan skor 21-7 dan 21-15. Dengan kemenangan ini, sementara Gregoria yang menjadi unggulan satu berada di posisi teratas grup M.

Usai pertandingan,laga Gregoria mengungkapkan bahwa dirinya sudah siap betul di pertandingan pertamanya kali ini. Setelah lama absen tanding akibat pandemi Covid-19, Gregoria akhirnya kembali ke arena pertandingan. Ia tentu butuh penyesuaian lagi untuk mengembalikan suasana bertanding.

"Saya sudah siap banget karena sudah lama nggak tanding. Yang dihadapi bukan cuma kendala mental tapi feeling mainnya juga, jadi saya lebih fokus per poin. Di game pertama lawan masih mencari-cari pola main yang pas dan banyak melakukan kesalahan sendiri,'' ungkap Gregoria.

Sementara itu, Ruselli Hartawan juga berhasil melewati laga pertamanya dengan menundukkan Tasya Farahnailah dengan skor 21-10, 22-20. Pertandingan kedua pemain berlangsung seru di game kedua. Saat itu Ruselli sudah tertinggal 18-20, namun perlahan tapi pasti, Ruselli balik mengontrol permainan dan membuat Tasya di bawah tekanan. Empat poin berturut-turut diraih Ruselli, Tasya pun gagal mencuri game kedua.

"Mungkin faktor sudah lama nggak bertanding. Di game pertama sudah enak mainnya tapi di game kedua dikendorin. Sedangkan lawan kan masih di kelas pratama, jadi rasa ingin menangnya tinggi sedangkan saya ada pressure sedikit," beber Ruselli.

"Waktu ketinggalan, saya merasa harus yakin sama diri sendiri. Saya ingat apa yang sudah dilatih di latihan, saya mengubah permainan juga saat itu," lanjutnya.

Di partai keempat, Fitriani secara mengejutkan harus takluk dari Komang Ayu Cahya Dewi dalam dua game langsung, 13-21, 19-21. (Rar).

Credits

Bagikan