Tundukkan Shesar di Final, Anthony Ginting Juara PBSI Home Tournament

user
agus 11 Juli 2020, 12:10 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pebulutangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting membuktikan masih menjadi yang terbaik dalam Turnamen bulutangkis intern PBSI 2020. Melakoni laga final di GOR Pelatnas PBSI Cipayung, Jumat (11/7), Anthony yang merupakan unggulan pertama sukses menundukkan Shesar Hiren Rhustavito dengan dua game langsung, 21-19, 21-15.

Tidak hanya di partai puncak, Anthony tampil cukup baik dan konsisten di semua pertandingannya dari babak penyisihan grup hingga semifinal.Ia bahkan tak pernah kehilangan satu game pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

"Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya, coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi, apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget," ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, dilansir badmintonindonesia.org.

"Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan Shesar dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas, dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia," ungkap Anthony.

Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan. Hal ini membuatnya kesulitan. "Di game pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus, saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Di game kedua saya mau mempercepat permainan tapi saya kurang taktis dibanding Anthony," papar Shesar.

Sementara itu, Menpora RI Zainudin Amali memberikan apresiasinya atas penyelenggaraan event ini, "Ini satu kreativitas dari PBSI, luar biasa, cabor memang harus begitu, apalagi atlet sudah terkurung tiga bulan, harus ada relaksasi perasaan yang terkurung," kata Zainudin yang menyaksikan laga final tersebut.

"Kepada para pendukung khususnya Mola TV yang menyiarkan turnamen ini, saya apresiasi karena tidak hanya menayangkan kegiatan yang ditonton orang banyak tapi kegiatan internal seperti ini, Mola TV juga aktif memberikan dukungan untuk perkembangan bulutangkis," tuturnya.

Menpora mengharapkan, turnamen ini bisa menjadi turnamen percontohan yang menggunakan protokol Covid-19. Menpora mengatakan bahwa langkah ini bisa ditiru oleh cabang olahraga lain. "Cabor harus kreatif, masa bulutangkis bisa, yang lain tidak? Dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Saya akan sampaikan ke cabor lain terutama yang non-body contact, kalau body contact seperti sepakbola dan basket itu belum ya," lanjutnya.

Dalam masa-masa pandemi Covid-19 yang tanpa turnamen ini, Menpora mengimbau para atlet untuk tetap menjaga kondisi dan stamina.

"Kepada atlet-atlet yang ada di Cipayung, sudah tanggung, kalian sudah di sini, jangan ada perasaan jenuh. Targetnya ke olimpiade, masih ada waktu, perbaiki performance. Kita belum tahu situasi ini sampai kapan, jadi jaga betul stamina dan ikuti protokol kesehatan," pungkas Zainudin. (Rar)

Credits

Bagikan