Regu Putra-Putri DIY Gagal Lolos ke Papua

user
tomi 07 November 2019, 15:40 WIB
untitled

SURABAYA, KRJOGJA.com -  Bergabung di wilayah III,  yang dihuni  Banten dan Jawa Timur (Jatim)  membuat  mimpi  Regu  bulutangkis  putra-putri DIY untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020  yang digelar di Papua  pupus.

Dari dua  kali laga yang memainkan kelompok beregu  putra-putri  melawan  Jatim dan Banten  yang dilangsungkan di GOR Sudirman, Surabaya , Selasa dan Rabu (5-6/11), tim bulutangkis pra PON putra-putri DIY tidak  bisa berkutik, mengalami dua kali kekalahan.

Dalam laga  Selasa (5/11), tim putra-putri  DIY yang ditangani pelatih Dian Agung Pambudi dan Fransiska Ratnasari  tersebut dikalahkan  tim putra-putri Jawa Timur  masing-masing dengan skor 0-5 dan 0-3. Begitu pula dalam laga hari kedua,  Rabu (6/11) tim bulutangkis putra-putri  DIY juga mengalami  kekalahan  dari  putra-putri  Banten masing-masing  dengan skor 2-3 dan 0-3.

"Sebenarnya  tim putra DIY  bisa mengimbangi  Banten, bahkan nyaris menang. Tapi sayang  tunggal pertama putra DIY  yang menurunkan  Rizki Febriansyah   harus kalah rubber-game, meski  sudah unggul  di game pertama atas tunggal pertama putra Banten Handoko Yusuf  Wijayanto  dengan skor  21-16. Tapi di game kedua dan ketiga,  Rizki  Febriansyah  tak bisa berbuat banyak , ia kalah  dengan skor tipis  20-22 dan 19-21. Yang saya heran di game ketiga,  Rizki sempat pula unggul 18-15 atas Handoko, tapi  kok ya akhirnya  ia kalah juga,” ujar  Dian Agung Pambudi, pelatih  putra DIY yang dihubungi KR

, Kamis (7/11).

Dua  kemenangan  yang diraih regu putra DIY atas Banten dari lima partai beregu yang dipertandingkan  disumbangkan melalui   ganda putra  pertama pasangan Emanuel Randhy Febryarto/Galang Decky Ramadhan  yang menang atas  ganda pertama Banten M Riski Adam/Rian Canna Varo  dua game langsung  dengan skor 21-11, 21-14. Satu kemenangan lagi untuk putra DIY dipersembahkan  tunggal  ketiga. (Rar)

Credits

Bagikan