PSIM Lakukan Evaluasi, Buka Peluang Tambah Penyerang Baru

user
Ary B Prass 15 Agustus 2022, 12:27 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Lini depan PSIM jadi sorotan di laga ujicoba kontra Nusantara United, Minggu (14/8/2022). Pasalnya, meski bermain baik dan menguasai sepanjang laga, PSIM gagal menyarangkan sebiji golpun ke gawang tim debutan Liga 2 itu.

Penyerang gaek, Johan Yoga Utama sebenarnya tampil tidak buruk di laga itu, terbukti dari duel udara yang dominan dimenangkan, juga kemampuan keeping the ball saat menerima bola dari lini kedua PSIM. Sayangnya, saat tercipta dua peluang terbuka, Johan gagal menaklukkan kiper Nusantara United.

Begitu pula Serdhy Rocky Ephipano yang masuk menggantikan Johan Yoga di separuh babak kedua, praktis tidak memiliki peluang. Serdhy hanya sibuk mencari bola ke pinggir dan hampir tidak pernah menghadap gawang lawan menciptakan situasi berbahaya.

Sontak ribuan suporter PSIM yang datang ke Mandala Krida dengan ekspektasi tinggi, merasa kecewa. Mereka berulang kali meneriakkan chant piye-piye maine, piye maine kok koyo ngene, dan puncaknya boikot menyanyikan Aku Yakin Dengan Kamu (AYDK) di akhir pertandingan.

Kritik keras dari suporter mendapat tanggapan dari manajemen PSIM, yang langsung meminta skuad untuk melakukan evaluasi. CEO, Bima Sinung Widagdo berterimakasih atas kritik kegagalan timnya mencetak gol meski menguasai pertandingan.

“Kritik terhadap kemampuan mencetak gol sangat valid dan kami terima. Pelatih kami minta untuk evaluasi, terus mengeksplore dan meningkatkan kualitas di lini depan,” ungkap Bima, Senin (15/8/2022).

Bima juga angkat bicara terkait kemungkinan menambah nama baru di lini depan PSIM. Praktis saat ini hanya ada Johan Yoga, Serdhy dan Ken Noveryan di posisi penyerang, pun Ken lebih cenderung menjadi penyerang sayap daripada target man.

“Opsi (menambah pemain) selalu mungkin. Kita terus diskusi. Pelatih juga terus eksplore termasuk strategi false nine sudah jadi opsi dalam latihan. Mudah-mudahan permainan anak-anak naik,” sambung Bima.

Kepada KRjogja.com, Bima juga menegaskan bahwa saat ini motivasi seluruh pemain dan pelatih PSIM terus bertambah, terlebih setelah mendapat kritik dari suporter di Mandala Krida. Sebelumnya, kapten PSIM, Aditya Putra Dewa juga mengungkap hal serupa, bahwa ia bersama seluruh rekan termotivasi untuk terus menempa diri memperjuangkan target promosi ke Liga 1.

“Saya sampaikan ke pemain, untuk menjadikan kritik suporter itu motivasi dan energi tambahan untuk tampil lebih baik lagi. Anak-anak juga termotivasi, semoga permainan lebih baik lagi,” pungkas Bima. (Fxh)

Credits

Bagikan