BCS Tarik Diri Sebulan dari Tribun Stadion

user
ivan 03 September 2022, 12:05 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Penghuni tribun selatan Maguwoharjo, Brigata Curva Sud (BCS) memastikan menarik diri selama satu bulan sepanjang September tak menyaksikan langsung PSS berlaga. Manajemen PSS menghormati keputusan tarik diri dalah satu komunitas suporter terbesar Sleman tersebut dan pihak manajemen sekaligus ingin berefleksi lebih jauh.

"Kami sangat menghormati keputusan tarik diri yang dilakukan oleh BCS. Mengingat sepertinya kami juga harus mengambil refleksi lebih atas rentetan peristiwa yang terjadi kurang dalam sebulan,” ungkap direktur utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Andywardhana Putra dalam siaran pers yang diterima media, Sabtu (03/09/2022).

BCS dalam pernyataan sikapnya memilih untuk menarik diri dalam empat laga kandang dan tandang PSS selama bulan September. Pertama adalah saat PSS menghadapi Dewa United di Tangerang, Minggu (4/9/2022) besok, lalu kandang melawan Persis Solo, kemudian Persikabo dan Persita Tangerang.

Andy menambahkan, meski adanya tarik diri, hal tersebut tidak lantas menutup kemungkinan suporter independen maupun Slemania untuk tetap mendukung PSS berlaga. Termasuk saat away melawan Dewa United yang mana banyak PSS Fans berada di kawasan Jabodetabek.

“Untuk teman-teman suporter Slemania dan independen, mereka tetap bisa menonton dan mendukung PSS berlaga. Apalagi ketika kami berlaga di sekitar Jabodetabek. Pasti banyak dari keluarga kami sudah lama tidak mendukung PSS dan kami sangat mempersilahkan mereka untuk tetap mendukung Laskar Sembada,” sambung Andy.

Penarikan PSS dalam sebulan ini akan menjadi sebuah penghormatan yang layak untuk almarhum Tri Fajar Firmansyah dan Aditya Eka Putranda. Keduanya merupakan bagian dari PSS fans yang meninggal dunia akibat kekerasan oleh suporter lain di DIY, dalam satu bulan terakhir.

“Semoga dengan dilakukannya penarikan diri ini, BCS bisa mengambil waktu lebih dan akan menjadi sebuah penghormatan yang layak untuk almarhum Tri Fajar dan Aditya Eka. Semoga mereka mendapat tempat yang layak dan tidak lupa pelaku akan diadili dengan sanksi yang seberat-beratnya," pungkas Andy.

Bagi PSS, tampaknya momentum undur dirinya BCS dari tribun selatan Maguwoharjo juga bisa menjadi refleksi tentang penyelenggaraan laga kandang yang lebih baik. Pasalnya, saat meladeni Persib dan Persebaya, praktis jumlah suporter tamu yang berhasil masuk ke dalam stadion jelas melebihi kuota yang ditetapkan awal. (Fxh)

Kredit

Bagikan