Ditahan PSCS 1-1, PSIM Gagal Menang di SSA

user
danar 11 September 2022, 20:10 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - PSIM Yogyakarta melakoni laga ketiga Liga 2 2003/2023 melawan PSCS Cilacap di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul malam ini. PSIM harus rela berbagi poin dengan PSCS Cilacap usai hasil pertandingan berakhir imbang 1-1.

PSIM unggul menit 21 melalui gol Syarif Wijianto yang berhasil memanfaatkan tangkapan lepas kiper PSCS, Annas Fitriyanto. Pemain PSCS sempat memprotes mengira ada pelanggaran pada kiper, namun dalam tayangan lambat terlihat bahwa tangkapan Annas yang terlepas dan wasit Rihul Munandar tetap pada keputusan gol untuk PSIM.

PSIM memang terbilang dominan menguasai bola di paruh pertama. Hanya saja terlihat trio lini tengah yang diisi Yudha Alkanza dan duet Ahmad Baasith-Syarif Wijianto tak berjalan baik.

Aliran bola lini tengah tidak lancar karena Yudha tampak sendirian bergerak mencari bola. Akhirnya bola banyak mengalir jarak jauh dari lini belakang ke flank yang diisi Lastori maupun Hapidin, sesekali ke tengah meminta Johan Yoga berduel dengan bek lawan.

Sebiji gol Syarif tidak bertambah hingga babak pertama selesai. Tuan rumah unggul 1-0 atas PSCS untuk sementara.

Masuk paruh kedua, perubahan belum dilakukan pelatih Imran Nahumarury dengan tetap mempertahankan komposisi pemain.

Tidak banyak peluang tercipta paling tidak hingga menit 70 untuk tuan rumah. Sebaliknya PSCS asuhan Hendry Susilo mengubah taktik, mereka mengganti beberapa pemain dan justru tampil menekan PSIM.

PSIM mengganti Yudha Alkanza dan Rival Lastori, memasukkan Ghulam Fatkur serta Andre Agustiar. Begitu pula Hapidin yang cidera ditarik dan digantikan Sugiyanto.

PSCS beberapa kali menebar ancaman ke gawang PSIM di akhir laga yang puncaknya menit 90 saat pemain nomor punggung 77, Mudasir melepaskan sepakan kaki kiri yang hanya bisa dilihat kiper PSIM, Sendry Johansyah. Papan skor berubah 1-1.

Kemenangan di depan mata PSIM akhirnya sirna setelah wasit meniup peluit akhir laga. PSIM harus puas berbagi poin 1 dengan tamunya.

Usai laga, pelatih PSCS, Hendry Susilo mengaku berani ambil resiko di pertandingan melawan PSIM kali ini. Ia berani mengubah strategi pada paruh pertama dan terbukti bisa membuat tuan rumah kelimpungan.

“Saya berjudi hari ini, mengubah strategi melihat situasi di babak pertama. Saya masukkan pemain-pemain yang punya kecepatan dan alhamdulillah bisa dapat poin satu di Jogja. Bagi saya Jogja ini selalu membawa keberuntungan, sejak saya di Persija sampai hari ini di PSCS,” ungkapnya. (Fxh)

Credits

Bagikan